Dua Kelompok Pemuda Bentrok di Palopo, Ledakan Senjata Rakitan Picu Kepanikan Warga
PALOPO, TEKAPE.co – Aksi penyerangan antar dua kelompok pemuda terjadi di Kelurahan Mawa, Kecamatan Sendana, Kota Palopo, Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 21.30 Wita.
Peristiwa itu sempat membuat warga panik setelah terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari senjata rakitan jenis papporo.
Sekitar 10 pemuda dari Jalan Juanda, Kelurahan Murante, Kecamatan Mungkajang, dilaporkan mendatangi lokasi menggunakan lima sepeda motor.
BACA JUGA: Polisi Bongkar Aksi Pencurian Kabel SUTET di Luwu, 5 Pelaku Ditangkap
Setibanya di tempat kejadian, kelompok tersebut diduga meledakkan senjata rakitan sebanyak dua kali.
Warga yang mendengar ledakan langsung keluar rumah dan sempat melakukan pengejaran, namun para pelaku berhasil melarikan diri.
Kapolsek Wara Selatan, IPTU Yusran Sa’buran mengatakan, pihaknya langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan situasi.
BACA JUGA: Polisi Ungkap Kebiasaan Pelaku Pembunuhan Siswi SD di Makassar Sebelum Beraksi
“Kami telah mengamankan para terduga pelaku dari kedua kelompok,” ujar Yusran.
Karena sebagian besar pelaku masih di bawah umur, penanganan kasus ini akan mengedepankan langkah pembinaan dengan melibatkan orang tua.
Ketua RT 04 Rahmat menyebut aksi tersebut diduga dipicu aksi balasan atas kejadian sebelumnya.
“Diduga penyerangan ini merupakan aksi balasan atas penganiayaan yang terjadi sehari sebelumnya di wilayah Balandai, yang dipicu persoalan sepele, yakni kalah taruhan dalam permainan game online,” ungkapnya.
Dari kelompok Jalan Juanda, dua pelaku masih berstatus pelajar SMP, sementara tiga lainnya masih buron.
Sedangkan dari kelompok Lorong Popong, sembilan orang diamankan, delapan di antaranya juga masih di bawah umur.
Seluruh terduga pelaku kini diamankan di Polres Palopo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga masih melakukan upaya mediasi guna mencegah konflik lanjutan.
IPTU Yusran mengimbau orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya.
“Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. Serahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” tegasnya. (*)






Tinggalkan Balasan