Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Demo di Depan Kantor Wali Kota Palopo Ricuh, Desak Direktur PDAM Steven Hamdani Dicopot

Unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Palopo, Jalan Andi Djemma, Selasa (15/9/2026). Aksi menuntut pencopotan Dirut Perumda Tirta Mangkaluku Steven Hamdani itu sempat memanas hingga terjadi saling dorong dengan aparat. (ist)

PALOPO, TEKAPE.co – Unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Wali Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa (15/9/2026) siang, berujung ricuh.

Kericuhan terjadi setelah massa aksi yang mendesak pencopotan Direktur Perumda Tirta Mangkaluku (PAM-TM/PDAM) Palopo, Steven Hamdani, berusaha masuk ke halaman kantor wali kota.

Aksi tersebut berlangsung di Jalan Andi Djemma, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara Timur, mulai sekitar pukul 13.00 Wita.

BACA JUGA: Sidak Singkat Bupati Irwan, Beasiswa Hingga Bersihnya Ruangan Prokopim Jadi Sorotan

Sejumlah personel Satpol PP dan kepolisian dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi.

Mahasiswa secara bergantian menyampaikan orasi terkait kondisi pelayanan PDAM Palopo.

Mereka juga membawa poster dan spanduk yang berisi kritik terhadap kinerja perusahaan daerah tersebut.

BACA JUGA: Terbongkar dari HP, Chat Mesra Oknum Polisi dengan Istri Anggota Polri Berujung Sidang Etik

Salah satu poster bertuliskan “Palopo Krisis Air, Turunkan Direktur PDAM” bahkan dibentangkan massa dan sebagian lainnya dipasang di pagar Kantor Wali Kota Palopo.

Dalam orasinya, mahasiswa meminta Pemerintah Kota Palopo mengevaluasi kepemimpinan Steven Hamdani sebagai Direktur PAM-TM.

“Kami meminta agar pemerintah kota melakukan evaluasi kepada direktur PDAM yang dianggap gagal dalam memimpin PDAM Palopo,” ujar salah satu orator.

Mahasiswa menilai persoalan distribusi air hingga rekrutmen pegawai masih belum terselesaikan.

Mereka juga menyoroti pernyataan Steven yang dinilai kerap mengaitkan persoalan air dengan faktor alam dan fenomena El Nino.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini