Cegah Penyalahgunaan Gadget, FTKOM UNCP Turun ke SMKN 7 Luwu Utara
PALOPO, TEKAPE.co – Program Studi Informatika Fakultas Teknik Komputer (FTKOM) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMKN 7 Luwu Utara, Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini mengusung sosialisasi bertajuk “Stop Penyalahgunaan Gadget untuk Mewujudkan Pelajar yang Bijak dan Beretika” sebagai upaya meningkatkan kecakapan digital sekaligus membangun kesadaran pelajar dalam menggunakan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab.
Acara dibuka oleh mahasiswa FTKOM UNCP yang menyoroti maraknya penyalahgunaan gadget di kalangan pelajar.
“Fenomena penggunaan gadget yang tidak bijak saat ini cukup sering kita temui. Hal ini bisa berdampak buruk, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujar salah satu mahasiswa pembuka kegiatan.
Dua dosen FTKOM, yakni Akramunnisa, S.Pd., M.Pd., dan Jumarniati, S.Pd., M.Pd., turut memberikan sambutan.
Keduanya mengapresiasi kegiatan tersebut dan menekankan pentingnya etika dalam penggunaan teknologi.
“Gadget sebenarnya sangat bermanfaat jika digunakan dengan benar. Namun jika disalahgunakan, dampaknya bisa sangat merugikan, terutama bagi pelajar,” kata Ibu Akramunnisa.
Sementara itu, Jumarniati menambahkan bahwa edukasi seperti ini penting untuk membentuk karakter digital siswa sejak dini.
“Harapannya, siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki etika dalam menggunakan teknologi,” ujarnya.
Materi utama disampaikan oleh dua pemateri, Uyung Yulandi dan Gilang Aditya Mangallo.
Keduanya membahas berbagai dampak negatif penyalahgunaan gadget, etika penggunaan teknologi, hingga tips penggunaan gadget yang lebih sehat dan produktif.
“Gadget itu alat bantu, bukan untuk disalahgunakan. Siswa perlu memahami batasan dan cara penggunaan yang tepat agar tidak merugikan diri sendiri,” kata Uyung Yulandi.
Sementara Gilang Aditya Mangallo menekankan pentingnya kesadaran digital di era saat ini.
“Bijak dalam menggunakan gadget berarti juga bijak dalam bersosial media dan menjaga etika di ruang digital,” ujarnya.





Tinggalkan Balasan