Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Banua Manarang, Wujud Komitmen PT Masmindo Cerdaskan Anak-anak di Luwu

Suasana Peresmian 'Banua Manarang', yang berarti Rumah Pintar Anak dalam Bahasa Luwu yang berada di Desa To’barru, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. (ist)

LUWU, TEKAPE.co – Kehadiran perusahaan tambang emas, PT Masmindo Dwi Area, mulai banyak dirasakan masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar perusahaan.

Banyak yang telah dilakukan untuk masyarakat. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, perekonomian, pendidikan, sosial budaya, kesehatan, hingga lingkungan.

Hal itu telah disusun dalam Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), sebagai implementasi amanah dari Permen ESDM No 41 Tahun 2016 tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Di sektor pendidikan, ada tiga elemen dalam peningkatan kualitas pendidikan, yakni melalui perbaikan kualitas, aksesibilitas infrastruktur, dan fasilitas pendidikan.

PT Masmindo Dwi Area, yang berada di wilayah Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, telah komitmen untuk terus mendukung kemajuan pendidikan.

Salah satu bentuk komitmen itu, PT Masmindo, dengan proyek Awak Mas, telah mendirikan ‘Banua Manarang’.

Banua Manarang, dalam Bahasa Luwu, berarti Rumah Pintar.

Banua Manarang ini dibangun 15 Juli 2021 lalu, di Desa To’barru, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Hadirnya ‘Banua Manarang’ atau Rumah Pintar yang diinisiasi oleh PT Masmindo ini, sebagai bentuk komitmen memajukan pendidikan, dengan cara menumbuhkan minat baca, dan budaya literasi anak-anak di area lingkar tambang.

Banua Manarang ini, tidak hanya berfungsi sebagai perpustakaan anak dengan koleksi 250 buku, namun juga dilengkapi dengan 30 permainan edukatif, 10 alat musik, dan perlengkapan menggambar.

Rumah pintar ini merupakan medium bagi anak-anak untuk membangun kreativitas, kecerdasan intelektual, emosional, dan mengembangkan minat bakat mereka sejak dini.

Persemian tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Luwu, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Dinas Perpustakaan Kabupaten Luwu, dan pemerintah desa setempat.

“Membaca adalah hal mendasar dalam perkembangan pendidikan anak. Kami membangun Rumah Pintar Banua Manarang guna menggugah rasa ingin tahu anak-anak, agar mereka tertarik membaca. Tidak ada anak yang tidak suka membaca. Yang ada hanya anak-anak yang belum menemukan buku yang tepat,” ujar Direktur Utama Masmindo, Adrian Rollke, pada saat peresmian ‘Banua Manarang’.

Upaya Masmindo mendekatkan anak-anak pada budaya literasi mendapatkan apresiasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu.

“Dinas Pendidikan akan mendukung rumah pintar ini, dengan melakukan pemeliharaan rutin agar bantuan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh anak-anak warga Desa To’barru,” kata Kadis Dikbud Luwu, Drs Hasbullah.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan Luwu, Rakhmat Arifuddin, mengatakan kehadiran rumah pintar ini merupakan harapan untuk mencetak generasi emas di 2045 melalui peningkatan literasi anak-anak.

“Program ini bisa menjadi proyek percontohan agar desa-desa di Kecamatan Latimojong dapat menjadi Kampung Literasi di Kabupaten Luwu,” terangnya.

Untuk terus memajukan pendidikan, PT Masmindo akan membangun rumah pintar lainnya di desa-desa sekitar Proyek Awak Mas.

Perusahaan telah meluncurkan program pendidikan sebagai bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) secara berkala.

Di samping itu, Masmindo telah membantu pembangunan Sekolah Dasar di Desa Boneposi dan memberikan donasi untuk kegiatan belajar mengajar di Sekolah Budaya Luwu (SBL) di Baruga Arung Senga, Belopa. (Ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini