Bupati Luwu Ziarahi Makam Andi Djemma dan Andi Rompegading dalam Rangka Hari Jadi Luwu ke-67
LUWU, TEKAPE.co – Bupati Luwu, Patahudding, melaksanakan ziarah ke makam mantan Bupati Luwu pertama sekaligus Pahlawan Nasional, Andi Djemma, serta makam mantan Bupati Luwu, Andi Rompegading, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 Tahun 2026.
Ziarah diawali di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, tempat dimakamkannya Andi Djemma.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan ziarah ke makam Andi Rompegading yang berada di Pekuburan Arab Bontoala, Makassar.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para tokoh yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjuangan, pemerintahan, dan pembangunan Kabupaten Luwu.
Dalam kegiatan itu, Bupati Luwu didampingi Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan, H. Hasbi Syamsu beserta jajaran, serta Rektor Universitas Andi Djemma Palopo, H. Annas Boceng.
Hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Luwu selaku Ketua Panitia Hari Jadi Luwu ke-67, Kepala BPBD, Kepala Bappelitbangda, Kepala Satpol PP, serta Kepala Bagian Umum dan Protokol Setda Kabupaten Luwu.
Bentuk Penghormatan kepada Tokoh Daerah
Prosesi ziarah berlangsung dengan doa bersama dan tabur bunga di kedua lokasi makam. Kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Luwu.
Bupati Luwu, Patahudding, mengatakan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu tidak hanya menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan daerah, tetapi juga sebagai kesempatan mengenang dan meneladani nilai-nilai perjuangan para tokoh yang telah mengabdikan diri bagi masyarakat.
“Semangat pengabdian, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap daerah yang diwariskan para pendahulu harus terus menjadi inspirasi dalam membangun Kabupaten Luwu yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Patahudding.
Warisan Nilai untuk Generasi Muda
Melalui kegiatan ziarah tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap semangat perjuangan, pengabdian, dan keteladanan para tokoh daerah dapat terus diwariskan kepada generasi muda.
Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga sejarah, identitas, serta nilai-nilai luhur Tanah Luwu di tengah perkembangan zaman dan tantangan pembangunan daerah. (hms)






Tinggalkan Balasan