Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Gereja di Palopo Terdampak Pelemparan Batu, Polisi Sebut Bukan Teror

Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Ridwan Parintak. (ist)

PALOPO, TEKAPE.co – Polres Palopo menyatakan insiden pelemparan batu yang mengenai sebuah gereja di Kelurahan Lebang-Lappo, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, tidak berkaitan dengan aksi teror terhadap rumah ibadah.

Peristiwa tersebut disebut merupakan dampak dari perkelahian antar kelompok pemuda yang terjadi di sekitar lokasi.

Selain mengenai gereja, lemparan batu juga menyebabkan sejumlah rumah warga terdampak.

BACA JUGA: Diduga Cemburu, Prada TNI AL Aniaya Pemuda dengan Selang di Situbondo

Hingga kini, Polres Palopo masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Ridwan Parintak mengatakan, polisi telah melakukan pengecekan dan penyelidikan langsung di lokasi kejadian.

Berdasarkan temuan sementara, kata Ridwan, tidak ditemukan indikasi bahwa gereja menjadi sasaran serangan yang disengaja.

BACA JUGA: Kesurupan Saat Mendaki Gunung Nepo, Seorang Perempuan Dievakuasi Tim SAR

“Kami sudah turun melakukan penyelidikan di lapangan. Yang perlu diluruskan adalah bahwa ini bukan teror terhadap gereja, melainkan perkelahian pemuda yang berujung pelemparan batu,” ujar Ridwan, Senin (1/6/2026)

Akibat dari perkelahian tersebut, beberapa rumah warga terkena lemparan batu.

“Kasus ini masih kami selidiki dan menjadi atensi Bapak Kapolres Palopo,” imbuhnya.

Menurut Ridwan, kasus tersebut menjadi perhatian serius kepolisian karena menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti lain untuk mengungkap pelaku yang terlibat dalam aksi pelemparan tersebut.

Ia menegaskan bahwa aparat akan menindak tegas setiap pihak yang terbukti melakukan tindakan melawan hukum dalam peristiwa itu.

“Apabila pelaku berhasil kami amankan dan terbukti melakukan perbuatan tersebut, maka akan kami proses sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu,” kata Ridwan.

Polisi juga meminta masyarakat turut berperan menjaga situasi keamanan dan ketertiban lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini