Palopo Darurat Narkoba, Mahasiswa Bakar Ban di Depan Polres Meski Diguyur Hujan Deras
PALOPO, TEKAPE.co – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Palopo menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolres Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (22/5/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menyoroti maraknya peredaran narkoba di Kota Palopo.
Mereka bahkan menduga adanya keterlibatan oknum aparat dalam jaringan peredaran narkotika jenis sabu.
BACA JUGA: Polres Luwu Utara Gelar Sosialisasi KUHP 2025, Penegakan Hukum Jadi Sorotan
Sejumlah mahasiswa membawa spanduk bertuliskan “Palopo Darurat Narkoba”, “Usut Tuntas Kasus Narkoba”, hingga “Generasi Mati, Bandar Happy”.
Aksi unjuk rasa berlangsung di tengah hujan deras.
Massa juga sempat membakar ban bekas di depan Mapolres Palopo sebagai bentuk protes.
BACA JUGA: Divonis 6 Tahun, AKBP Basuki Lari Hindari Wartawan hingga Borgol Lepas
Salah seorang orator dalam aksi itu meminta aparat kepolisian segera menindak tegas jaringan narkoba yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.
“Kami mendesak Kapolres Palopo untuk mengusut tuntas dugaan peredaran narkoba jenis sabu. Kota Palopo saat ini darurat narkoba,” ujar salah satu orator saat menyampaikan aspirasi.
Selain mendesak Kapolres Palopo, massa aksi juga meminta Kapolda Sulawesi Selatan turun langsung menangani persoalan narkoba di Kota Palopo.
Mahasiswa menilai penanganan kasus narkotika harus dilakukan secara serius dan transparan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, para demonstran masih bertahan di depan Mapolres Palopo untuk melanjutkan aksi penyampaian aspirasi mereka. (*)






Tinggalkan Balasan