Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Operasi Patuh 2026 Bakal Lebih Ketat, Korlantas Naikkan Tilang Manual Jadi 30 Persen

Kepala Korlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. (ist)

JAKARTA, TEKAPE.co – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri berencana meningkatkan penindakan tilang manual dalam pelaksanaan Operasi Patuh 2026.

Jika sebelumnya porsi tilang manual hanya 5 persen saat Operasi Ketupat, kini angkanya akan dinaikkan menjadi 30 persen.

Kepala Korlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

“Jadi kalau kebijakan kemarin bahwa Korlantas Polri tidak bangga melakukan penegakan hukum, tetapi menggunakan ETLE dengan 95 persen dan tilang itu 5 persen. Dalam Operasi Patuh ini kami akan sedikit tegas, bahwa 70 persen menggunakan ETLE, 30 persen kami akan tilang,” kata Agus dalam Rapat Kerja Teknis Fungsi Lalu Lintas 2026 di STIK-PTIK, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Menurut Agus, penegakan hukum yang lebih tegas diharapkan mampu menekan angka pelanggaran lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Zebra maupun Operasi Natal dan Tahun Baru mendatang.

Meski begitu, pelaksanaan Operasi Patuh saat ini masih dalam tahap persiapan. Korlantas juga disebut tengah menyiapkan penguatan pada sejumlah operasi kepolisian lainnya.

Agus menilai masyarakat selama ini lebih mengenal Operasi Ketupat dan Operasi Natal dan Tahun Baru dibanding agenda operasi kepolisian lainnya.

“Pak Wakapolri, ada lima agenda besar Operasi Kepolisian, tetapi yang terdengar itu hanya dua. Pertama Operasi Ketupat dan yang kedua adalah Operasi Nataru. Oleh sebab itu kami mohon petunjuk dan arahan, tadi kami sudah koordinasi dengan Pak Astama Ops, bahwa lima agenda besar operasi tentunya juga akan kita buat seperti Operasi Ketupat,” ujarnya.

Selain memperkuat operasi lalu lintas, Korlantas Polri juga mulai menyiapkan penggunaan ETLE Drone untuk mendukung pengawasan pelanggaran di jalan raya.

Teknologi tersebut akan melengkapi perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang sudah digunakan sebelumnya, seperti ETLE statis, ETLE handheld, dan ETLE on board.

“Tentunya ini sebuah keniscayaan untuk mewujudkan lalu lintas yang tentunya akan lebih tertib dan pengguna jalan akan patuh,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini