Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Sekolah Lansia Resmi Dibuka di Bua Luwu, Dorong Lansia Tetap Sehat dan Produktif

Camat Bua Jaka Shadly bersama Kepala Puskesmas Bua, jajaran Balai Penyuluhan KB, dan peserta lansia berfoto bersama usai pembukaan Program Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (SL-BKL) Mawar di Desa Raja, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Kamis (21/5/2026). Program ini bertujuan mendorong lansia tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif di usia senja. (ist)

LUWU, TEKAPE.co – Program Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (SL-BKL) Mawar resmi dibuka di Desa Raja, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Kamis (21/5/2026).

Program pendidikan nonformal yang digagas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN itu bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Camat Bua, Jaka Shadly. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi hadirnya Sekolah Lansia sebagai wadah pembelajaran sepanjang hayat bagi kelompok lanjut usia dan pra-lansia.

“Kami menyampaikan apresiasi atas program Sekolah Lansia dari BKKBN. Ini merupakan program pendidikan nonformal sepanjang hayat yang dirancang untuk kelompok lanjut usia dan pra-lansia,” ujar Jaka Shadly.

Menurutnya, program tersebut penting untuk membantu lansia tetap aktif secara sosial sekaligus mencegah kesepian dan depresi melalui edukasi kesehatan, aktivitas sosial, serta penguatan spiritual.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bua, Muhammad Ali Aksan, menyatakan kesiapan pihaknya mendukung pelaksanaan program Sekolah Lansia Mawar, khususnya pada aspek kesehatan peserta.

“Kami sangat mengapresiasi adanya sekolah lansia yang diprogramkan oleh BKKBN ini, karena lansia harus diperhatikan, salah satunya dari segi kesehatannya. Di mana lansia harus lebih dijaga makanannya, rutin periksa kesehatan, rajin beraktivitas fisik ringan, pengelolaan kesehatan psikis yang baik, dan lain-lain,” ujarnya.

Ia menegaskan Puskesmas Bua siap terlibat dalam pelaksanaan program, termasuk menjadi pemateri dan mendukung kebutuhan lain demi keberhasilan kegiatan tersebut.

“Kami dari puskesmas siap bekerja sama dan terlibat dalam sekolah lansia ini, baik itu sebagai pemateri dan peran yang dibutuhkan demi kesuksesan program ini,” ungkapnya.

Materi Sekolah Lansia Disusun Menyenangkan dan Praktis

Koordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Bua, Nirwana Nasrul, AMK, menjelaskan Sekolah Lansia merupakan program dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang menjadi wadah pembelajaran nonformal bagi masyarakat berusia 60 tahun ke atas.

Menurutnya, tujuan utama program bukan untuk memperoleh gelar akademik, melainkan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pembelajaran yang menyenangkan dan aplikatif.

“Sekolah Lansia adalah satu wadah pembelajaran nonformal yang dirancang khusus bagi para lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan bermartabat,” jelas Nirwana.

Ia menerangkan kurikulum Sekolah Lansia mengacu pada tujuh dimensi lansia tangguh, yakni spiritual, fisik, intelektual, emosional, sosial kemasyarakatan, vokasional atau keterampilan, serta pengembangan kemampuan praktis.

Materi pembelajaran meliputi edukasi kesehatan, gizi, pencegahan penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes dan stroke, hingga senam lansia.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembelajaran psikologi terkait pengelolaan stres dan kesepian, pelatihan keterampilan dan kewirausahaan, serta kegiatan sosial dan spiritual.

“Sistem belajarnya dilakukan melalui 12 kali pertemuan dengan metode diskusi, praktik langsung, permainan, bernyanyi, dan senam bersama,” terangnya.

Pertemuan dilaksanakan satu hingga dua kali setiap bulan dengan durasi sekitar satu hingga dua jam per sesi.

Menariknya, para peserta nantinya juga akan mengikuti prosesi wisuda setelah menyelesaikan seluruh materi pembelajaran dalam satu jenjang pendidikan.

“Setelah menyelesaikan seluruh materi, para lansia akan diwisuda menggunakan toga dan menerima sertifikat resmi. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi lansia dan keluarganya,” tutup Nirwana. (hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini