Usia Harapan Hidup Warga Luwu Timur Tembus 74,86 Tahun, Bukti Keberhasilan Program Pemkab
MALILI, TEKAPE.co — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mencatat capaian penting di sektor kesehatan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 daerah tersebut.
Berdasarkan data BPS, di sektor pembangunan tahun 2025, angka Usia Harapan Hidup (UHH) masyarakat Luwu Timur kini mencapai 74,86 tahun.
Angka tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kualitas kesehatan dan pelayanan publik di Bumi Batara Guru.
Capaian itu juga ikut mendongkrak posisi Luwu Timur sebagai kabupaten dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Sulawesi Selatan dengan angka 77,28.
Di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati Puspawati Husler, sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah.
Sejumlah program strategis dijalankan untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih cepat dan merata.
Mulai dari pembiayaan rujukan pasien hingga ke Makassar, pengoperasian layanan darurat Public Safety Center (PSC) 119 selama 24 jam, hingga pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah modern dengan anggaran mencapai Rp13,42 miliar.
Pemerintah daerah juga terus memperkuat fasilitas layanan kesehatan di tingkat kecamatan dan desa guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Meningkatnya usia harapan hidup masyarakat dinilai menjadi gambaran nyata bahwa pelayanan kesehatan di Luwu Timur semakin membaik dari tahun ke tahun.
Tak hanya kesehatan, Pemkab Luwu Timur juga terus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui sektor pendidikan dan ekonomi.
Program beasiswa pendidikan, bantuan seragam sekolah gratis, hingga pelatihan tenaga kerja lokal menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang lebih kuat dan berdaya saing.
Memasuki usia ke-23 tahun, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menargetkan peningkatan kualitas layanan publik secara berkelanjutan agar kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat di masa mendatang. (*)





Tinggalkan Balasan