Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Emosi Tak Terbendung, Keponakan di Luwu Utara Aniaya Paman hingga Jari Putus

Suasana di lokasi kejadian pasca penganiayaan yang melibatkan satu keluarga di Desa Munte, Kecamatan Tanalili, Luwu Utara. (ist)

MASAMBA, TEKAPE.co – Kasus penganiayaan yang melibatkan satu keluarga terjadi di Desa Munte, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 17.30 Wita.

Peristiwa ini berujung pada luka serius yang dialami korban.

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, Iptu Kadek Andy Prayadana, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan pelaku sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

BACA JUGA: Komplotan Rampok Lansia di Pekanbaru Ditangkap , 2 Ditembak

“Benar telah terjadi tindak pidana penganiayaan di wilayah Desa Munte. Terduga pelaku sudah kami amankan di Polsek Bone-Bone untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Korban diketahui berinisial P (57), seorang petani warga Dusun Libukang, Desa Munte.

Sementara pelaku adalah S (33), yang masih memiliki hubungan keluarga dan juga tinggal di desa yang sama.

BACA JUGA: Imam Masjid di Palopo Jadi Korban Pengeroyokan, Pelaku Belum Ditangkap

Dari keterangan kepolisian, peristiwa bermula ketika korban melihat keponakannya berinisial I melintas menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi di depan rumahnya.

Korban kemudian mengikuti I hingga ke rumah warga berinisial SF.

Di lokasi tersebut, terjadi keributan antara I dan keluarga SF yang saling melempar batu.

Situasi kemudian memanas hingga korban ikut terlibat dan mendorong SF sampai terjatuh.

Melihat ayahnya terlibat cekcok dan diduga dianiaya, pelaku S kemudian datang dan langsung menyerang korban menggunakan parang.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka terbuka pada jari manis serta putus pada jari kelingking tangan kiri,” jelasnya.

Petugas Polsek Bone-Bone yang dipimpin KSPKT tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 Wita untuk mengamankan situasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini