Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Seleksi Paskibraka Luwu 2026 Dimulai, Wabup Tekankan Transparansi

Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu. (dok.diskominfoluwu)

LUWU, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten Luwu memulai seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2026.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, di Ruang Pola Andi Kambo, Kantor Bupati Luwu, Kamis, 9 April 2026.

Seleksi ini bertujuan menjaring putra-putri terbaik daerah yang akan bertugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Dhevy menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara transparan dan objektif.

“Kami memastikan bahwa seleksi ini dilaksanakan secara terbuka dan adil. Tidak perlu berpikir harus ada orang dalam. Yang dibutuhkan adalah kepercayaan diri, latihan, dan kerja keras,” ujarnya.

Ia juga mengimbau peserta untuk mengikuti proses seleksi dengan sungguh-sungguh.

“Harapan kami, adik-adik dapat mengikuti seleksi ini dengan serius, disiplin, dan menunjukkan dedikasi terbaik untuk menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Luwu,” katanya.

Peserta seleksi merupakan siswa-siswi SMA/SMK/MA kelas X berusia 16 hingga 18 tahun yang merupakan perwakilan dari sekolah masing-masing.

Mereka akan mengikuti tahapan seleksi secara berjenjang untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kemampuan fisik dan mental yang prima.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Luwu, Enrika, menjelaskan bahwa proses seleksi diawali dengan pendaftaran secara daring melalui aplikasi transparansi Paskibraka selama 14 hari, sejak 24 Februari hingga 9 Maret 2026.

Selanjutnya, peserta mengikuti serangkaian tahapan seleksi, meliputi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan serta tes intelegensi umum yang dilakukan secara daring melalui aplikasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Selain itu, terdapat seleksi kesehatan, parade, peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, hingga seleksi kepribadian.

Tahapan seleksi kepribadian mencakup wawancara, penelusuran minat dan bakat, serta rekam jejak peserta di media sosial.

Melalui seleksi ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap dapat melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, terampil, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi. (hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini