Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Zaskia Adya Mecca Ikut Kawal Aksi Mahasiswa, Sediakan Ambulans dan Logistik

Aktris Zaskia Adya Mecca di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Ia membawa tiga ambulans dan perlengkapan medis sebagai bentuk dukungan terhadap peserta demonstrasi. (*)

JAKARTA, TEKAPE.co – Aktris Zaskia Adya Mecca mendatangi lokasi aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).

Zaskia datang dengan membawa bantuan berupa ambulans dan perlengkapan medis untuk mendukung peserta aksi.

Zaskia mengatakan keputusannya turun langsung ke lapangan didorong oleh kegelisahan terhadap berbagai persoalan yang terjadi belakangan ini.

BACA JUGA: Serba Hitam di Bundaran HI, Mahasiswa UI Sebut Harapan Bangsa Kian Pupus

Menurut dia, menyampaikan pendapat melalui media sosial tidak lagi cukup untuk merespons situasi yang ada.

“Aku ke sini karena kegelisahan, aku ngerasa ada hal yang enggak bener dan aku ingin suarakan, dan kalau menyuarakan sendiri-sendiri di medsos aku ngerasa gak cukup,” kata Zaskia.

Ia mengaku langsung memutuskan datang setelah mengetahui mahasiswa akan menggelar demonstrasi di Jakarta. Menurutnya, sejumlah tuntutan yang dibawa mahasiswa sejalan dengan keresahan yang ia rasakan.

Zaskia juga mengapresiasi solidaritas masyarakat yang ikut memberikan dukungan logistik kepada peserta aksi.

“Alhamdulillah aku bisa bawa 3 ambulans dan peralatan medis juga dan aku merapat ke posko ini baru kenal semua juga ternyata masyarakat saling menggalang logistik dan kerennya sejak jam 10.00 banyak orang yang ngirim cemilan, minuman bahkan kita gak tau siapa yang ngirim,” katanya.

Di sisi lain, situasi aksi sempat memanas ketika rombongan mahasiswa yang hendak bergerak menuju Bundaran HI dihadang aparat gabungan TNI dan Polri di sekitar kawasan Dukuh Atas sekitar pukul 15.00 WIB.

Mahasiswa yang hendak menuju titik aksi meminta aparat membuka akses jalan. Namun, aparat melakukan blokade dan menghalau massa agar tidak melanjutkan perjalanan ke Bundaran HI.

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan. Pertama, meminta pemerintah menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kedua, menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).

Tuntutan ketiga adalah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Keempat, menghentikan militerisme sipil. Kelima, mendesak Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah dan berhenti mengelak dari berbagai persoalan yang terjadi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini