Warga Toraja Utara Dikabarkan Tewas di Papua, Video dan Foto Aris Sanda Beredar
RANTEPAO, TEKAPE.co – Kabar duka kembali datang dari Papua dan menggegerkan warga Toraja.
Seorang warga asal Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, bernama Aris Sanda dikabarkan menjadi korban pembunuhan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Papua Pegunungan.
Aris disebut berasal dari Lembang Tampan Bonga, Kecamatan Bangkelekila, Kabupaten Toraja Utara.
BACA JUGA: BBM dan LPG Langka, Listrik Padam Berulang, HMI Bulukumba Layangkan 5 Desakan
Ia diketahui selama ini bekerja sebagai sopir di Papua.
Informasi mengenai kabar kematian Aris beredar di media sosial. Salah satu informasi berupa video yang memperlihatkan seorang pria berada di tengah sekelompok orang yang membawa senjata api dan parang.

Pria dalam video tersebut diduga merupakan Aris Sanda.
BACA JUGA: Nenek di Luwu Utara Pergi Nonton Kuda Lumping, Rp49 Juta dan Emas 53 Gram di Rumah Raib Dicuri
Dalam rekaman itu, pria tersebut tampak memegang sebuah bendera yang disebut sebagai bendera Papua.
Ia juga menyampaikan pernyataan terkait dukungannya terhadap agenda Papua merdeka.
Pria tersebut mengaku sebagai pendatang yang telah bekerja sebagai sopir di Papua sejak 2013.
“Saya sebagai pendatang terutama sebagai sopir ini, dari dulu saya datang dari 2013 sampai sekarang sampai 2026 saya masih jalan di sini,” demikian pernyataan pria dalam video yang beredar.
Selain video, beredar pula foto seorang pria yang disebut sebagai Aris berada di dalam mobil berwarna merah dalam kondisi tidak bernyawa.
Namun, hingga kini belum dapat dipastikan apakah pria dalam video dan foto tersebut benar Aris Sanda.
Keaslian foto dan video, identitas korban, lokasi kejadian maupun waktu pengambilan gambar juga belum terverifikasi secara independen.
Informasi yang beredar menyebut peristiwa tersebut terjadi di ruas Jalan Trans Wamena-Nduga, Papua Pegunungan, pada Selasa (15/9/2026).
Namun, sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian maupun aparat keamanan yang mengonfirmasi identitas korban ataupun kronologi kejadian.
Karena itu, informasi mengenai Aris Sanda masih berupa kabar yang beredar di media sosial dan belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Kabar tersebut menambah duka warga Toraja di tengah sejumlah insiden keamanan yang terjadi di Papua.
Sebelumnya, warga Toraja lainnya, Aprida Rapi, juga dikabarkan tewas dalam insiden penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Hingga kini, informasi terkait kondisi dan identitas Aris Sanda masih menunggu kepastian dari pihak keluarga maupun aparat keamanan. (*)





Tinggalkan Balasan