oleh

Wakili Dandim 1403 Palopo Pada Upacara Hari Juang TNI AD, Kasdim Sampai Amanat Panglima Besar Jenderal Sudirman dan Kasad

PALOPO, TEKAPE.co – Mewakili Dandim 1403 Palopo, Kasdim Mayor Arm Syafaruddin memimpin upacara peringatan Hari Juang TNI AD ke-78, Jumat 15 Desember 2023.

Upacara tersebut dilaksanakan di Makodim 1403 Palopo Jl BalaiKota Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, Kota Palopo, diikuti seluruh Prajurit.

Pada Upcara Hari Juang TNI AD, Kasdim Mayor Arm Syafaruddin berkesempatan menyampaikan amanat Jenderal Besar Sudirman dan Kasad AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Dalam amanat Jenderal Besar Sudirman dikatakan, bahwa tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu “kasta” yang berdiri di atas masyarakat, tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.

“Tentara hanya mempunyai kewajiban satu jalan mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya, sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini. Lagi pula sebagai tentara disiplin harus dipegang teguh. Tunduk kepada pimpinan atasannya, dengan mengerjakan kewajibannya, ikhalas tunduk kepada pimpinannya, inilah yang merupakan kekuatan dari suatu tentara,” terang Kasdim melalui amanat tertulis.

“Kamu sekalian telah bersumpah bersama-sama dengan rakyat seluruhnya akan mempertahankan kedaulatan Negara Republik kita dengan segenap harta benda dan jiwa raganya. Jangan sekali-sekali diantara tentara kita ada yang menyalahi janji. Menjadi penghianat nusa, bangsa dan agama. Harus kamu senantiasa ingat bahwa tiap-tiap perjuangan tentu memakan korban, tetapi kamu sekalian telah bersumpah ikhlas mati sebagai kesuma bangsa,” sambungnya.

Meskipun, lanjut Kasdim, kamu mendapat latihan jasmani yang sehebat-hebatnya tidak akan berguna jika kamu mempunyai sifat menyerah. Tentara akan timbul tenggelam bersama-sama negara.

“Anakku-anakku Tentara Indonesia, kamu bukanlah serdadu sewaan, tetapi prajurit yang berideologi yang sanggup berjuang dan menempuh maut untuk keluhuran tanah airmu, percayalah dan yakinlah, bahwa kemerdekaan suatu negara yang didirikan diatas himpunan runtuhan ribuan jiwa, harta benda dari rakyat dan bangsanya, dan tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia siapapun juga. Berjuang terus, insya Allah Tuhan melindungi perjuangan suci kita.”

“Janji sudah kita dengungkan, tekad sudah kita tanamkan, semua ini tidak akan bermanfaat bagi tanah air kita, apabila janji dan tekad ini tidak kita amalkan dengan amalan yang nyata,” ungkapnya.

Sementara amanat Kasad yang juga disampaikan Kasdim menyampaikan, puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas limpahan rahmat- Nya, kita dapat melaksanakan Upacara Hari Juang TNI AD Tahun 2023 dalam keadaan sehat wal’afiat.

“Selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan pribadi saya mengucapkan “Selamat Hari Juang TNI AD ke 78 Tahun 2023″ kepada segenap prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AD beserta keluarga, teriring ucapan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdiannya selama ini,” ungkap Kasdim melalui amanat tertulis Kasad.

Dalam amanat Kasat, juga disampaikan bahwa Hari Juang TNI AD merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

Saat itu, Jenderal Sudirman dengan keteguhan dan keberaniannya memimpin pasukan di Pertempuran Ambarawa. Meski dalam kondisi sakit, tidak pernah menyerah dan terus memimpin pasukan.

“Kemanunggalan TNI AD-rakyat merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai macam tantangan. Di era globalisasi saat ini, kita menghadapi berbagai macam tantangan, seperti perang asimetris, perubahan iklim dan potensi konflik sosial,” terangnya.

“untuk menghadapi berbagai macam tantangan tersebut, TNI AD harus terus meningkatkan kemampuannya, baik dari segi personel, alutsista maupun doktrin. Peningkatan kemampuan diperlukan untuk menghadapi berbagai macam ancaman yang semakin kompleks.”

Selain itu, disampaikan Kasdim, kita juga harus berperan aktif dalam pelestarian alam. Pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama, termasuk TNI AD.

“TNI AD memiliki kemampuan dan potensi yang besar untuk berperan aktif dalam pelestarian alam. Kita dapat berperan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana alam.”

Mari kita bersama-sama, lanjutnya, wujudkan cita-cita para pahlawan, yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Semoga TNI AD senantiasa menjadi alat negara yang profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif serta selalu siap sedia untuk membela keutuhan NKRI.

“Kita akan segera memasuki tahun politik tahun 2024. Belajar dari pengalaman sebelumnya, situasi di tahun politik berpotensi membuka celah terjadinya berbagai ancaman yang disebabkan oleh perbedaan-perbedaan pandangan politik yang seringkali disusupi oleh kelompok-kelompok radikal dan intoleran,” imbuhnya.

Dalam amant Kasad juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lingkungan tugas masing-masing, dan selalu pegang teguh komitmen Netralitas TNI.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan bimbingan, petunjuk dan lindungan-Nya kepada kita, dalam melanjutkan tugas pengabdian bagi kejayaan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama,” pungkasnya.(*)

Komentar