Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Unhas Kenalkan Smart Aerator di Gowa, Dorong Budidaya Ikan Air Tawar Lebih Modern dan Berkelanjutan

Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin memperkenalkan teknologi smart aerator dan monitoring pH kepada masyarakat Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, dalam kegiatan Bina Desa, Minggu (4/10/2026). (ist)

GOWA, TEKAPE.co – Teknologi mulai diperkenalkan untuk mendukung budidaya ikan air tawar di Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan Bina Desa dengan mengusung tema “Pertanian Masa Depan”, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan tersebut diwujudkan melalui program “Pemantauan Kualitas Air Budidaya Ikan Air Tawar melalui Implementasi Smart Aerator dan Monitoring pH di Desa Tinggimae untuk Mendukung Budidaya Berkelanjutan”.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WITA dan melibatkan masyarakat serta pemerintah Desa Tinggimae.

Program ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Teknologi Pertanian Unhas menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung di tengah masyarakat, khususnya untuk mendukung pengembangan sektor pertanian dan perikanan berbasis teknologi.

Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah smart aerator dan sistem monitoring pH.

Keduanya dimanfaatkan sebagai instrumen untuk membantu masyarakat memantau sekaligus menjaga kualitas air pada kolam budidaya ikan air tawar.

Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, pengelolaan kualitas air diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjaga kondisi lingkungan budidaya.

Selain itu, penerapan teknologi tepat guna tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan budidaya ikan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Kegiatan Bina Desa ini diikuti Kelompok Wanita Tani (KWT), Karang Taruna, serta aparat Desa Tinggimae.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah desa dalam mengembangkan pemanfaatan teknologi untuk kegiatan budidaya.

Para peserta juga mendapatkan pengenalan mengenai fungsi smart aerator dan monitoring pH.

Teknologi tersebut diperkenalkan sebagai perangkat pendukung untuk membantu menjaga kondisi air agar tetap sesuai bagi keberlangsungan budidaya ikan air tawar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini