Ratusan Siswa di Pelosok Toraja Utara Belum Tersentuh MBG
TORAJA UTARA, TEKAPE.co — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih menyisakan persoalan pemerataan di daerah.
Di Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara, sedikitnya 124 siswa dari dua sekolah hingga kini belum mendapatkan manfaat program tersebut.
Kondisi ini menjadi sorotan lantaran MBG digulirkan sebagai program nasional yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, termasuk mereka yang berada di wilayah pelosok.
Berdasarkan penelusuran, kendala akses jalan yang sulit serta keterbatasan kuota disebut menjadi faktor yang membuat distribusi MBG belum menjangkau seluruh siswa di wilayah tersebut.
Kekecewaan pun disuarakan langsung oleh siswa SD 2 Rantebua.
“Kami butuh MBG, Bapak Presiden!” teriak para siswa.
Mereka bahkan meminta perhatian langsung pemerintah pusat agar tidak terjadi kesenjangan penerima manfaat antara sekolah yang berada di wilayah dengan akses lebih mudah dan sekolah di pelosok.
“Tolong kami, Bapak Presiden! Kenapa sekolah lain dapat, kami tidak?” seru siswa-siswi tersebut.
Persoalan ini bukan semata soal makanan gratis. Bagi siswa di pelosok Rantebua, keterjangkauan program menjadi pertanyaan tentang sejauh mana program nasional tersebut benar-benar hadir hingga ke sekolah-sekolah yang memiliki keterbatasan akses.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Satap Rantebua, Paulus Sampe Tandung, membenarkan bahwa sekolahnya telah melalui proses survei terkait pelaksanaan program MBG.
Namun, sampai saat ini pihak sekolah masih menunggu kejelasan mengenai tindak lanjut program tersebut.
“Kami sudah disurvei. Sampai sekarang kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari Korwil SPPI Toraja Utara,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, ratusan siswa di pelosok Rantebua masih harus menunggu kapan mereka bisa menikmati program yang selama ini digaungkan sebagai salah satu prioritas nasional.
(erlin)





Tinggalkan Balasan