Tekape.co

Jendela Informasi Kita

PSM Makassar Ditahan Persis Solo 1-1, Tren Tanpa Kemenangan Berlanjut

Gelandang PSM Makassar Savio Roberto berebut bola dengan gelandang Persis Solo Dejan Tumbas dalam laga pekan ke-26 Super League Indonesia di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/4/2026). (Dok: PSM Makassar)

MAKASSAR, TEKAPE.co – PSM Makassar kembali gagal meraih kemenangan dalam lanjutan Super League Indonesia musim 2025/2026.

Menjamu Persis Solo pada pekan ke-26 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (4/4/2026), tim tuan rumah harus puas bermain imbang 1-1.

PSM sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Yuran Fernandes pada menit ke-18, memanfaatkan sepak pojok Victor Luiz.

Namun keunggulan itu tak bertahan hingga akhir laga setelah Persis menyamakan kedudukan lewat gol Roman Paparyga pada menit ke-65.

Hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan PSM menjadi tujuh pertandingan terakhir, dengan rincian dua kali imbang dan lima kekalahan.

Di kandang sendiri, tim berjuluk Juku Eja juga belum meraih kemenangan dalam tujuh laga beruntun sejak terakhir kali menang atas PSBS Biak pada November 2025.

Tambahan satu poin membuat PSM tetap berada di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan 25 poin.

Posisi tersebut tak berubah dalam delapan pekan terakhir dan hanya terpaut lima angka dari zona degradasi yang dihuni Madura United.

Sementara itu, Persis Solo masih tertahan di peringkat ke-15 dengan 21 poin.

Posisi mereka belum aman karena berpotensi tergeser jika pesaing di zona bawah meraih kemenangan pada pekan yang sama.

Pada babak pertama, Persis langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan.

Sejumlah peluang diciptakan melalui pergerakan Dimitri dan Paparyga, namun belum mampu menembus pertahanan PSM yang dikawal Hilman Syah.

PSM merespons lewat serangan balik cepat. Beberapa peluang diperoleh melalui Victor Luiz, Savio Roberto, dan Gledson Paixao, meski belum membuahkan hasil hingga pertengahan babak.

Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-18. Umpan sepak pojok Victor Luiz disambut sundulan Yuran Fernandes yang tak mampu diantisipasi kiper Persis, Muhammad Riyandi.

Setelah tertinggal, Persis meningkatkan intensitas serangan, terutama melalui sektor sayap yang diisi Paparyga.

Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan PSM tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Persis kembali tampil agresif.

Sejumlah peluang tercipta melalui tendangan jarak jauh dan situasi bola mati, tetapi masih mampu digagalkan lini pertahanan PSM.

Gol penyama kedudukan akhirnya datang pada menit ke-65.

Paparyga memanfaatkan umpan panjang di sisi kanan, memenangkan duel dengan Daffa Salman, lalu melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dijangkau Hilman Syah.

Setelah skor imbang, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor.

PSM memasukkan Luka Cumic dan Abdul Rahman, sementara Persis merespons dengan memasukkan Althaf Indie dan Irfan Jauhari.

Di sisa waktu pertandingan, kedua tim saling bertukar serangan.

PSM sempat mendapat beberapa peluang dari bola mati, termasuk melalui sundulan Cumic dan situasi sepak pojok, namun gagal dikonversi menjadi gol.

Persis juga menciptakan peluang melalui Dejan Tumbas dan Bruno Gomes, tetapi belum membuahkan hasil.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Yudai Yamamoto, skor 1-1 tidak berubah.

Hasil ini membuat kedua tim masih harus berjuang keras menjauh dari ancaman degradasi pada sisa kompetisi musim ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini