Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Pigai Sebut Perintah Tembak di Tempat Pelaku Begal Berpotensi Langgar HAM

Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai. (ist)

Saat ini, Polrestabes Makassar meningkatkan patroli malam hingga dini hari untuk menekan aksi kriminalitas jalanan.

Patroli dilakukan mulai pukul 22.00 Wita hingga menjelang subuh dengan melibatkan sejumlah satuan kepolisian.

Polisi juga menyebut sebagian pelaku geng motor yang beroperasi di Makassar berasal dari daerah penyangga, seperti Gowa, Maros, dan Takalar.

Di tengah perdebatan tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta aparat tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kriminal yang membahayakan masyarakat.

“Saya minta seluruh Polda menginstruksikan secara clear kepada jajaran di Polres dan Polsek, agar anggotanya berani melakukan tembakan terukur di tempat kepada para pelaku,” kata Sahroni.

Perbedaan pandangan ini memperlihatkan tarik-menarik antara tuntutan keamanan publik dan prinsip penegakan hukum berbasis HAM.

Di satu sisi, aparat didorong bertindak cepat menghadapi meningkatnya kriminalitas jalanan. Namun di sisi lain, pemerintah mengingatkan seluruh proses penindakan harus tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini