Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Permintaan Naik, Harga Cabai dan Tomat di Bulukumba Ikut Melonjak

Ilustrasi. (net)

BULUKUMBA, TEKAPE.co – Harga sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, merangkak naik menjelang Hari Raya Idulfitri.

Lonjakan ini terjadi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk memasak di momentum hari besar keagamaan.

Sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan signifikan.

BACA JUGA: HMI Bulukumba Salurkan Hampers Lebaran untuk Korban Kebakaran di Ujungbulu

Harga tomat kini mencapai Rp15 ribu per liter, naik dari sebelumnya Rp10 ribu.

Cabai besar juga melonjak menjadi Rp30 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya Rp20 ribu per kilogram.

Kenaikan turut terjadi pada daging ayam potong, meski relatif tipis.

Harga komoditas tersebut saat ini berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram, naik Rp1.000 dari sebelumnya Rp39 ribu.

Kepala Dinas Perdagangan Bulukumba, A Alfian Mallihungan mengatakan, kenaikan harga ini dipicu lonjakan permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

“Harga bahan-bahan ini mengalami kenaikan karena permintaan yang meningkat menjelang Lebaran,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Meski demikian, ia menilai harga yang berlaku masih dalam batas wajar dan relatif terjangkau.

Pemerintah daerah juga mengingatkan pedagang agar tidak menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Di tengah kenaikan sejumlah komoditas, harga beras premium justru menunjukkan tren penurunan.

Saat ini, beras premium dijual Rp12.500 per liter, turun dari sebelumnya Rp13 ribu per liter.

Adapun harga jenis beras lainnya bervariasi, di antaranya beras ciherang Rp11.500 per liter, ketan putih Rp20 ribu per liter, serta ketan hitam Rp25 ribu per liter.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba memastikan stok bahan kebutuhan pokok tetap aman dan mencukupi hingga perayaan Idulfitri.

(Sakril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini