oleh

Palopo Peringkat Pertama di Sulsel Dalam Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat

PALOPO, TEKAPE.co – Kota Palopo berhasil menempati peringkat pertama Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2018, yang dirilis Juli 2019 ini.

Peringkat ini meningkat dari urutan 7 di 2013 tingkat Sulsel. Sementara secara nasional, Palopo menempati peringkat 71. Sedangkan peringkat kota dalam kota se Indonesia, Kota Palopo menempati peringkat 47.

Dalam penilaian IPKM 2019 tingkat Sulsel ini, peringkat kedua ditempati Kabupaten Soppeng, dan Kota Parepare di peringkat tiga.

Sedangkan Kota Makassar berada di peringkat 5. Kabupaten Sidrap di posisi 4.

Sementara Kabupaten Luwu Utara berada di peringkat 11, Luwu Timur di peringkat 6, dan Luwu peringkat 19.

Kemudian peringkat terbuncit IPKM tahun 2018 di Sulsel adalah Kabupaten Jeneponto. Sedangkan Provinsi Sulsel secara nasional berada di peringkat 16.

Kasi Kesling Kesjaor Dinkes Kota Palopo, Ceria Amalia SKM, mengatakan, hasil penilaian ini baru-baru dirilis tim penilai IPKM Sulsel. Hasilnya, Kota Palopo berhasil menempati peringkat pertama IPKM 2018 Sulsel.

“IPKM adalah kumpulan indikator kesehatan yang dapat dengan mudah dan langsung diukur untuk menggambarkan masalah kesehatan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, hasil ini adalah berkat kerja keras semua pihak, utamanya dukungan penuh Walikota Palopo, sehingga Kota Palopo berada di peringkat pertama IPKM.

IPKM mencakup 30 indikator yang dikelompokkan menjadi tujuh sub indeks. Nilai sub indeks bermanfaat untuk melihat kondisi kesehatan per kelompok indikator.

Diantara indikator itu adalah kesehatan balita, Kesehatan Reproduksi, Pelayanan Kesehatan, Perilaku Kesehatan, Penyakit Tidak Menular, Penyakit Menular, dan Kesehatan Lingkungan, yang mencakup akses sanitasi dan akses air bersih. (bolang)

Komentar

Berita Terkait