Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Menanti Azan Magrib, Ini 5 Aktivitas Positif agar Ramadan Lebih Bermakna

Warga membaca Al-Quran sambil menunggu waktu berbuka puasa di sebuah masjid. Mengisi sore hari Ramadan dengan kegiatan positif dinilai dapat membuat ibadah lebih bermakna dan produktif. (ist)

JAKARTA, TEKAPE.co – Selama bulan Ramadan, umat Islam menjalankan ibadah puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Rentang waktu yang panjang kerap membuat sore hari terasa lambat, terutama ketika waktu berbuka belum tiba.

Mengisi waktu dengan tidur sepanjang hari tentu bukan pilihan bijak.

BACA JUGA: PLN Tawarkan Promo Tambah Daya Ramadan, Diskon 50 Persen Bisa Diakses Lewat PLN Mobile

Ramadan justru menjadi momentum untuk memperbanyak aktivitas yang bernilai ibadah maupun kegiatan produktif lainnya.

Berikut sejumlah aktivitas yang dapat dilakukan sembari menanti azan magrib.

1. Membaca Al-Quran dan Memperbanyak Ibadah
Ramadan identik dengan peningkatan kualitas ibadah.

Membaca Al-Quran dapat menjadi pilihan utama untuk mengisi waktu luang.

Selain itu, menjaga salat lima waktu, memperbanyak zikir, menunaikan salat tarawih, serta bersedekah diyakini mendatangkan pahala berlipat.

2. Berburu Takjil
Menjelang berbuka, tradisi mencari takjil menjadi pemandangan yang jamak ditemui.

Beragam hidangan seperti gorengan, kue, hingga minuman manis banyak diburu masyarakat.

Menu sederhana yang biasa dikonsumsi sehari-hari kerap terasa lebih istimewa saat disantap setelah seharian berpuasa.

3. Mencoba Resep Baru
Waktu menunggu berbuka juga dapat dimanfaatkan untuk bereksperimen di dapur.

Mencoba menu baru memberi variasi hidangan dan menghadirkan suasana berbeda saat berbuka.

Aktivitas ini sekaligus menjadi cara produktif mengisi sore hari.

4. Olahraga Ringan
Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak.

Meski perlu menghemat energi, olahraga ringan tetap penting guna menjaga kebugaran.

Jalan santai, bersepeda, atau yoga dapat menjadi pilihan karena tidak terlalu menguras tenaga.

5. Menonton Film


Bagi yang memilih beraktivitas di rumah, menonton film dapat menjadi alternatif.

Namun, seleksi tontonan tetap diperlukan agar tidak mengganggu kekhusyukan ibadah.

Genre ringan seperti komedi atau kisah kehidupan sehari-hari bisa menjadi opsi untuk menjaga suasana hati tetap positif hingga waktu berbuka tiba.

Pada akhirnya, puasa tidak semata-mata menahan lapar dan dahaga. Ramadan juga menjadi ruang pembentukan diri agar lebih disiplin, sabar, dan produktif.

Mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dapat membuat ibadah terasa lebih bermakna.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini