Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Literasi Kritis Jadi Fokus Kuliah Perdana Mahasiswa FKIP UNCP

Kuliah perdana Semester Genap 2025/2026 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cokroaminoto Palopo yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (27/2/2026). Kegiatan diikuti mahasiswa, dosen, dan pimpinan fakultas, dengan materi utama tentang penguatan literasi kritis bagi calon pendidik di era digital. (Dok: UNCP)

PALOPO, TEKAPE.co – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cokroaminoto Palopo resmi membuka perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan kuliah perdana, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dengan tema “Transformasi Budaya Akademik Mahasiswa melalui Penguatan Literasi Kritis untuk Mewujudkan Pembelajar Unggul dan Profesional di Era Digital.”

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNCP, Syamsuddin, S.P., M.P., mewakili Rektor.

Syamsuddin mengapresiasi pemilihan tema yang relevan dengan tantangan era digital dan menekankan peran mahasiswa FKIP sebagai calon pendidik dalam mendorong perubahan budaya akademik.

“Kuliah perdana ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum untuk memperkuat nalar kritis. Di era digital, mahasiswa harus mampu memfilter informasi dan memanfaatkannya untuk inovasi pembelajaran,” kata Syamsuddin.

Ia juga berpesan agar mahasiswa terus meningkatkan kompetensi diri untuk mendukung visi universitas, terutama dalam program Beyond National Branding.

Narasumber utama, Dr. Taufiq, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Matematika UNCP, memaparkan bahwa literasi kritis menjadi kunci agar mahasiswa dapat menjadi pembelajar yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga bijak dan profesional menghadapi disrupsi teknologi.

Kuliah perdana ini diikuti antusias oleh pimpinan fakultas, dosen, dan seluruh mahasiswa FKIP UNCP.

Dengan kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi antara penguasaan teknologi dan ilmu sains untuk mendukung kemajuan pendidikan nasional dan penguatan ketahanan akademik di era digital.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini