oleh

Letakkan Batu Pertama Gedung Unanda di Walmas, Gubernur Sulsel Dorong Jadi Kampus Negeri

WALMAS, TEKAPE.co — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah (NA) mendorong upaya pengalihan status Universitas Andi Djemma (Unanda) dari swasta ke kampus negeri.

Hal itu disampaikan saat meletakkan batu pertama pembangunan kampus Unanda di Walmas, Kabupaten Luwu, Senin, 30 Desember 2019.

Acara itu dihadiri juga Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi, dan Wali Kota Palopo, HM Judas Amir.

Gubernur, dalam sambutannya mengatakan, dari awal bertemu dengan Rektor Andi Djemma untuk membangun kampus baru.

“Saya bahagia, kita melihatnya bukan sederhana. Karena di sini lah kita membangun SDM unggul. Kalau mau Luwu Raya maju dengan mendorong SDM-nya, salah satunya membangun universitasnya,” sebut NA, sapaan akrab Nurdin.

Ia menilai lokasi kampus ini alan mendukung proses belajar mengajar dengan baik.

Ia juga meminta empat pimpinan daerah yang ada di Luwu Raya membantu pembangunannya.

NA mendorong kampus ini bisa menjadi kampus dengan status negeri.

“Saran saya yang pertama harus dibangun jalan. Kalau ada desainnya. Nanti saya titip anggaranya ke Bupati Luwu,” ujarnya.

Kampus ini juga sebutnya akan membangun dan menciptakan dunia usaha tumbuh. Termasuk kos-kosan dan juga kantin. Jumlah mahasiswa kampus ini sebanyak 5.000an orang anak didik.

“Pak Menteri juga sudah setuju akan ada rusunawa dan wajib mahasiwwa baru ditempatkan di sini setahun, setelah itu harus cari rumah kos,” jelasnya.

Harapan lain dari Nurdin adalah Universitas ini menjadi unggulan di Luwu Raya, mahasiswa dari Sulteng dan Sultra menjadikan kampus ini pilihan untuk menempuh pendidikan.

Sementara itu, Bupati Luwu, Basmin Mattayang, menyampaikan, universitas ini adalah milik semua masyarakat Luwu, karena lahir dari emberio Kerajaan Luwu.

“Yayasan ini sudah terbentuk sebelum Luwu Utara, Luwu Timur dan Palopo,” ujarnya.

Ia berharap bahwa Pemprov Sulsel dan Gubernur Sulsel, dapat terus mendukung pembangunan kampus ini hingga tuntas.

“Bapak Gubernur inilah yang punya perhatian khusus di Luwu Raya,” paparnya.

Rektor Andi Djemma, Marsus Suti, mengatakan, kawasan kampus baru ini dibangun di area 600 meter x 500 meter atau 30 hektar. Terdiri gedung rektorat, gedung fakultas, auditorium, masjid, gedung perpustakaan, pusat kesehatan, pusat bisnis, asrama mahasiswa dan lapangan sepakbola.

“Gubernur memberikan bantuan dana Rp5 miliar untuk dana pembangunan awal,” paparnya.

Jarak antara Kota Palopo dengan kampus ini sejauh 16 Km dan menuju ke lokasi ini adalah jalan rintisan 1,2 km. (hms)

Komentar

Berita Terkait