oleh

Launching, JLC Gelar Dialog Publik Sambut Hari Jadi Ibukota Belopa ke-13

LUWU, TEKAPE.co – Dalam rangka menyambut Hari Jadi Belopa ke-13, sebagai Ibukota Kabupaten Luwu, Journalist Luwu Community (JLC), meneggelar Launching JLC, dirangkaikan dengan Dialog Publik, di Aula Kantor Bappeda, Jl. Jendral Sudirman, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Luwu, Selasa, 12 Februari 2019

Dalam Dialog publik ini, mengangkat tema ‘Belopa Hari ini dan Akan Datang’. Dalam kegiatan tersebut, dimaksudkan sebagai momen menghimpun aspirasi warga Ibukota Belopa.

Dalam kesempatan tersebut, mewakili Bupati Luwu, Kepala Bappeda melakukan launching kehadiran JLC, ditandai pemotongan kue dan diberikan kepada ketua JLC Irwan Musa.

Dalam dialog publik ini di narasumberi oleh Anggota DPRD Sulsel, Fadriaty AS, Ketua IPPTI Korwil Sulsel, Dr Suaedi, Kepala Bappeda Luwu, Muh Rudi, yang dimoderatori oleh Jurnalis Luwu, Andri Islamuddin.

Serta hadir dalam dialog ini, Kepala Keminfo Luwu, Anwar Usman, Anggota DPRD Luwu, Sul Arrahman, Kepala Smansa Luwu, Drs Muin, Ketua BKPRMI, Ashar Sabri, Tokoh Pemuda, Ashar Mustamin Toputiri, serta Kepala Desa, dan Masyarakat.

Ketua JLC Kabupaten Luwu, Irwan Musa, dalam sambutannya, menyampaikan, lewat dialog yang diselenggarakan ini, pihaknya mengharapkan, kedepan Belopa yang merupakan Ibukota Kabupaten Luwu menjadi tempat tujuan bukan hanya perlintasan. Hal itu ia katakan karena Ibukota Belopa merupakan pusat dari Kabupaten Luwu ini.

“Pers adlaah pilar keempat dalam berdemokrasi di negara ini dan akan menjadi mitra kritis Pemerintah untuk mendorong proses-proses pembangunan dalam kemajuan di baik di Ibukota Belopa dan secara umum Kabupaten Luwu,” ucap Irwan Musa.

Sementara itu, dalam sesi dialog, Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan, Fadriaty mengatakan, pihaknya memberi apresiasi kepada segenap jajaran insan pers kabupaten Luwu, karena telah menginisiasi kegiatan diskusi publik dengan mengangkat tema Belopa kini dan akan datang

“Saya apresiasi diksusi publik ini karena disamping banyak mengedukasi masyarakat khususnya warga Ibukota Belopa, juga banyak harapan warga Ibukota Belopa muncul dipermukaan dan diserap oleh Bappeda Luwu, agar Kota Belopa dapat lebih baik kedepan,” ungkap Fadriaty, yang juga anggota komisi E DPRD Propinsi Sulsel

Enceng, sapaan akrab Fadriaty, mengatakan, aspek paling menonjol yang banyak diharapkan oleh masyarakat Ibukota Belopa, yakni perlunya sarana pendidikan di Kabupaten Luwu, khususnya keberadaan kampus, demikian pula aspek religius yang bperlu dioptimalkan dalam masyarakat Ibukota Belopa, serta perlunya sarana hiburan

“Alhamdulillah pihak Bappeda Kabupaten Luwu mencatat seluruh masukan ini dan insha Allah akan menjadi masukan berharga untuk pemerintah Kabupaten Luwu. Apalagi harapan ini saya lihat sejalan dengan visi dan misi Bupati Luwu- Wakil Bupati Luwu periode 2019-2024 yang tanggal 15 April akan dilantik oleh Gubernur Sulawesi Selatan,” kata Enceng.

Ia juga mengatakan, masukan ini juga akan diperjuangkan pada level pemerintah Propinsi Sulsel, mengingat kabupaten Luwu adalah bagian dari masyarakat Propinsi Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Akademisi, Dosen yang juga mantan Rektor Universitas Cokroaminoto, Dr H Suaedi  mengatakan, Ibukota Belopa mau tidak mau harus berkembang lebih religius, maju dan sejahtera kedepan dan harus memiliki keunggulan daerah sebagai sebuah kota

“Berbicara Ibukota Belopa, tentu kita berbicara Kabupaten Luwu. Untuk memajukan Ibukota Belopa, masyarakat Ibukota Belopa harus terbuka dengan perubahan. Ada tiga hal untuk mempercepat Ibukota Belopa untuk maju, perlunya memikirkan tentang aspek pemekaran wilayah dengan muara aspek mendekatkan aspek pelayanan publik,” jelasnya.

Kedua, Kota Belopa dapat maju jika di kota ini dapat membangun kampus. Karena keberadaan kampus universitas inilah yang akan mengundang orang dan mengundang aktivitas ekonomi hadir di Belopa.

“Ketiga aspek yang tidak kalah penting untuk memajukan Ibukota Belopa adalah perlunya sarana destinasi di kota Belopa,” kata Suaedi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Luwu, Drs Muhammad Rudi M.Si, dihadapan tidak kurang dari 100-an orang undangan, mengatakan, Pembangunan Ibukota Belopa selalu merujuk pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Untuk itu berbagai masukan dari Diskusi Publik yang dilaksanakan insan pers di Kabupaten Luwu ini akan menjadi masukn berharap bagi pemerintah daerah

“Berbagai masukan dari masyarakat dalam forum Launching JLC dan Diskusi Publik dengan tema Belopa hari ini dan akan datang ini sangat luar biasa. Berbagai masukan ini akan kami catat untuk kami tindaklanjuti. Saya menantang JLC untuk intens melaksanakan diskusi seperti ini untuk mengedukasi masyarakat dan mendorong pemikiran positif masyarakat, ” tandas Rudi.¬†(ham)

Komentar

Berita Terkait