oleh

Lantik 10 Kades Terpilih, Bupati Morowali: Jangan Terlalu Cepat Ganti Perangkat Desa

BUMIRAYA, TEKAPE.co – Tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Zona I Morowali (Kecamatan Bumi Raya, Wita Ponda, dan Bungku Barat) tahun 2021 telah berakhir.

Para Kepala Desa (Kades) terpilih di periode 2021-2027 telah resmi dilantik oleh Bupati Morowali, Drs Taslim, Senin (22/11/2021), di tribun Lapangan Sepakbola Bumi Raya.

Acara pelantikan 10 Kades terpilih hasil Pilkades Serentak 2021 di zona I tersebut berdasarkan SK Bupati Morowali Nomor: 188.4.45/KEP.0371/DPMDP3A 2021 tentang pengesahan dan pengangkatan kepala desa terpilih di wilayah Bumi Raya, Bungku Barat, dan Wita Ponda.

Mereka (Kades terpilih, Red) yang dilantik langsung Bupati adalah Kades Parilangke, Rastam, Kades Bahonsuai, Mutrafin, Kades Atananga, Nasrudin SPd, Kades Samarinda, Tamsil, Kades Umbele, Aswar Abd Rahman, Kades Beringin Jaya, Wawan Sulistio, Kades Pebota, Arman, Kades Umpanga, H Syamsudin, Kades Puntari Makmur, Irfan Bahroni, dan Kades Laantula Jaya, Parianti.

Bupati Taslim, dalam sambutannya, mengharapkan Kepala Desa yang ia lantik pada hari itu, dapat melaksanakan tugasnya melayani masyarakat secara prima, dan menjalankan pembangunan di wilayahnya, sesuai tingkat kebutuhan masyarakat.

“Perlu diingat, bahwa Pilkades Serentak 2021 yang telah kita lalui itu sebenarnya bukanlah tujuan utama, tetapi yang menjadi tujuan pokok kita bersama ialah bagaimana pembangunan di desa berjalan berdasarkan atas harapan dari masyarakat,” tandas Taslim.

Kepala Desa juga diminta mengutamakan kerja tim alias tidak bekerja sendiri-sendiri, melainkan Kades wajib melibatkan seluruh komponen atau perangkat kerja yang ada di bawahnya.

Sebab, ada tanggung jawab besar yang dipikul oleh Kades dengan bekerja dengan penuh kolektivitas.

Ia meminta agar Kades mampu menata dengan baik jalannya roda pemerintahan di desanya.

“Saya harapkan, selesai Pilkades Serentak 2021 ini, para Kades terpilih langsung bergerak dan bekerja membangun desanya,” harapnya.

Taslim berpesan, tidak perlu memangkas perangkat desa, karena hal itu bisa menimbulkan masalah. Jangan pernah menilai orang itu tidak bisa bekerja.

“Dicoba dulu. Paling tidak satu tahun dievaluasi. Demokrasi harus kita tegakkan dengan tidak menekan orang lain,” imbuh Taslim.

Selain itu, Kepala Desa terpilih hendaknya mampu membangun kemitraan dengan BPD, selaku mitra strategisnya di pemerintahan.

Kerja sama yang baik antara pemerintah desa dan BPD, akan menghasilkan pembangunan yang berkualitas.

Sebagai pejabat desa yang diberikan amanah secara langsung dari masyarakat, Kades hendaknya dapat menjalankan komitmen kepemimpinan guna mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawah.

“Setiap perencanaan program yang akan dijalankan Kades dan perangkatnya harus dirancang dan disusun secara baik agar hasilnya tidak mengecewakan. Seperti untuk alokasi belanja disesuaikan tingkat kebutuhan atau skala prioritas. Jangan melakukan hal-hal yang kurang baik karena tindakan atau perbuatan seperti itu bisa menimbulkan imej kurang bagus di mata masyarakat desa,” pesan Bupati.

Pelantikan ini dihadiri Kapolres Morowali, Kasdim 1311/MRW, Kepala BPMDP3A, para Camat, Kapolsek, dan tamu/undangan lainnya. (UCI/FID)

Komentar

Berita Terkait