Kehadiran Bupati Jember Dinilai Bangkitkan Semangat Siswa Desa Raih Cita-Cita
JEMBER, TEKAPE.co – Kunjungan Bupati Jember Muhammad Fawait dalam kegiatan Bunga Desaku di SMP Negeri 1 Mayang, Rabu (22/7/2026), meninggalkan kesan mendalam bagi warga sekolah.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Jember itu dinilai mampu menumbuhkan optimisme para siswa, khususnya mereka yang berasal dari wilayah pedesaan, untuk berani memiliki cita-cita besar.
Kepala SMP Negeri 1 Mayang, Rusmiatiningsih, S.Pd., M.M., mengatakan sosok Muhammad Fawait menjadi teladan yang dekat dengan realitas kehidupan para peserta didiknya.
Menurut dia, latar belakang Bupati yang juga berasal dari desa memberikan pesan kuat bahwa asal-usul bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan.
“Pak Bupati adalah sosok inspiratif bagi anak-anak kami. Beliau berasal dari desa, sehingga anak-anak semakin termotivasi untuk belajar dan yakin bahwa mereka juga bisa meraih cita-cita besar,” ujar Rusmiatiningsih.
Ia menuturkan, motivasi yang disampaikan Bupati tidak hanya membangkitkan semangat belajar, tetapi juga memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan melalui pendidikan.
Materi tentang pencegahan stunting dan bahaya pernikahan dini, menurutnya, sangat relevan untuk disampaikan kepada kalangan pelajar.
Karena itu, pihak sekolah berkomitmen melanjutkan pesan tersebut melalui berbagai bentuk pembinaan agar siswa tetap fokus menempuh pendidikan serta terus memperluas wawasan.
“Semakin tinggi ilmu dan semakin luas wawasan anak-anak, saya yakin pernikahan dini bisa ditekan. Dengan begitu, upaya pencegahan stunting juga akan semakin optimal,” katanya.
Rusmiatiningsih mengungkapkan, usai sesi motivasi bersama Bupati, ia melihat antusiasme siswa semakin meningkat. Banyak di antara mereka yang mulai berani mengungkapkan impian menjadi dokter, pemimpin, maupun profesi lainnya yang sebelumnya mungkin terasa jauh untuk diwujudkan.
Menurut dia, kondisi mayoritas siswa yang berasal dari kawasan pedesaan tidak boleh menjadi alasan untuk merasa tertinggal dibandingkan pelajar dari wilayah perkotaan. Justru, sekolah terus mendorong mereka agar memiliki rasa percaya diri dan keyakinan terhadap kemampuan yang dimiliki.
Sebagai bentuk dukungan, SMP Negeri 1 Mayang secara rutin memberikan pembinaan sekaligus penghargaan kepada peserta didik yang berprestasi.
Langkah tersebut diharapkan dapat memacu semangat siswa untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun nonakademik.
“Kami selalu memberikan reward kepada siswa berprestasi dan terus mendampingi mereka agar berani melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Saya ingin anak-anak tidak minder meskipun berasal dari desa. Mereka harus percaya diri dan mampu bersaing dengan siapa pun,” pungkasnya.
(Dodik)





Tinggalkan Balasan