Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Ini Identitas Oknum Polisi di Palopo Ngamuk ke Warga Nenteng Pistol, Kesal Rumahnya Dilempar Tahun 2021

Tangkapan layar video oknum polisi di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, ngamuk ke warga sambil memegang pistol.

PALOPO, PALOPO.co – Oknum anggota polisi yang ngamuk ke warga Kelurahan Lebang, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, terekam kamera handphone.

Pria tersebut adalah Bripka Novrianto, anggota Polres Palopo. Ia pun angkat bicara usai videonya yang marah-marah, sambil memegang pistol viral.

Dia mengatakan kejadian itu terjadi pada Sabtu 11 November 2023 di Jalan La’ Saktia Radja, Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo.

BACA JUGA: Oknum Polisi di Palopo Ngamuk, Nenteng Pistol Sambil Pegang Kerah Baju Seorang Pemuda

Pada video itu, Bripka Novrianto terlihat arogan kepada salah seorang warga.

Bripka Novrianto menjelaskan saat itu dirinya mendapat kabar jika akan diadakan pertemuan di Kantor Lurah Lebang terkait pelemparan tempat tinggal salah satu rumah warga dan rumah Bripka Novrianto.

Terduga pelaku pelemparan itu adalah Febri bersama rekan-rekannya, warga Jalan La’satia Radja KM 03 Lebang, Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo.

“Saya berinisiatif menunggu saudara Febri yang akan melintas depan rumah saya. Ketika sedang menunggu, saya meminta kepada istri untuk mengambilkan pistol sebagai alat untuk menjaga diri. Sebab, Febri bersama ayahnya Saudara Otniel akan bertindak anarkis,” ujarnya.

Dugaan itu diperkuat lantaran sebelumnya kedua orang tersebut tidak bersimpati kepada Bripka Novrianto karena pernah menangkap adik Febri, yakni Felix atas kasus penganiayaan salah satu warga Lebang.

Tidak lama berselang, Bripka Novri bertemu dengan kedua orang tersebut, dan mencegatnya.

Setelah itu, anggota Polres Palopo itu langsung menarik kerah baju Febri sambil bertanya apa alasan Febri melempar rumah Bripka Novrianto pada bulan Oktober tahun 2021 lalu.

“Dan saat itu, saya tidak mengarah senjata ke Febri dan orangtuanya. Senjata itu murni untuk berjaga-jaga dengan kemungkinan adanya aksi anarkis dari yang bersangkutan,” ujarnya.

Namun orang tua Febri tidak menerima tindakan maupun perkataan yang dilontarkan Bripka Novrianto, sehingga berusaha melerai sambil merekam tindakan Bripka Novrianto yang saat itu memegang senjata api organik Polri.

“Setelah kejadian tersebut, saya menyampaikan kepada istri untuk menelfon piket Siaga Polres Palopo agar segera merapat untuk mengamankan Febri ke Mapolres Palopo,” jelasnya.

Namun karena jarak yang cukup jauh, yang tiba lebih awal adalah Kapolsubsektor Wara Barat Ipda Makmur Laguna dan langsung membawanya ke Kantor Lurah lebang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini