Hanya Satu Jemaah Calon Haji Wakili Toraja Utara, Dilepas Resmi di PLHUT Panga’
RANTEPAO, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Toraja Utara secara resmi melepas jemaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Prosesi pelepasan berlangsung di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Panga’, Kamis (30/4/2026).
Adapun satu-satunya jemaah calon haji asal Toraja Utara tahun ini adalah Indra Dama Wijaya, yang akan didampingi oleh Mushawwir selaku Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Islam.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Toraja Utara Martinus Manatin, Kepala Kantor Kemenag Toraja Utara Pretty Lamban Gasong, Asisten Pemerintahan dan Kesra Simbong Ranggina, Kepala Dinas Kesehatan dr Remen Taulabi, serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Toraja Utara H. Sudirman M. Said.
Dalam laporannya, H Sudirman M Said, mengungkapkan bahwa tahun ini Toraja Utara hanya memberangkatkan satu orang jemaah haji, didampingi satu petugas yang bertindak sebagai ketua kloter.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri, karena jemaah yang berangkat tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama daerah dan Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, minimnya jumlah jemaah disebabkan perubahan sistem kuota haji nasional yang kini berbasis provinsi dan urutan masa tunggu pendaftaran. Akibatnya, antrean lama masih mendominasi daftar keberangkatan.
“Kuota Sulawesi Selatan tahun ini sebanyak 9.110 orang, dengan pendaftar terakhir yang berangkat berasal dari Oktober 2016. Sementara di Toraja Utara masih banyak calon jemaah sejak 2013–2014 yang belum berangkat,” jelasnya.
Rencananya, jemaah akan diberangkatkan menuju Asrama Haji pada Sabtu mendatang, sebelum melanjutkan penerbangan ke Madinah pada gelombang pertama.
Proses keberangkatan tahun ini juga didukung sistem fast track, sehingga pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dilakukan di Indonesia.
Sementara itu, mewakili pemerintah daerah, Martinus Manatin menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan perwakilan Toraja Utara ke Tanah Suci.
“Walaupun hanya satu orang, ini tetap menjadi kebanggaan kita bersama. Jemaah membawa nama baik daerah,” ucapnya.
Dia juga mengingatkan bahwa mekanisme pemberangkatan haji sepenuhnya mengikuti regulasi nasional dan sistem antrean yang berlaku.
Pemerintah daerah berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji.
Dalam kesempatan itu, pemerintah turut berpesan agar jemaah menjaga kesehatan, fokus beribadah, serta mengikuti seluruh tahapan selama di Tanah Suci.
“Jemaah haji adalah tamu Allah. Kami berharap pulang dengan predikat haji mabrur dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, pemerintah daerah secara resmi melepas keberangkatan jemaah dengan doa agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, aman, dan penuh berkah.
(Erlin)





Tinggalkan Balasan