Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Hadiri Serah Terima Pendeta KIBAID Tarabbi, Legislator Firman Udding: Toleransi Adalah Kekuatan Luwu Timur

Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Firman Udding, menghadiri Syukuran Tahunan sekaligus Serah Terima Pelayanan Gereja KIBAID Jemaat Tarabbi, Desa Tarabbi, Kecamatan Angkona, Sabtu (27/6/2026). (ist)

LUWU TIMUR, TEKAPE.co – Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Firman Udding, menghadiri Syukuran Tahunan sekaligus Serah Terima Pelayanan Gereja KIBAID Jemaat Tarabbi, Desa Tarabbi, Kecamatan Angkona, Sabtu (27/6/2026).

Momentum tersebut menandai berakhirnya masa pelayanan Pdt Matius bersama Ibu Pdt Serit setelah delapan tahun mengabdi di Jemaat KIBAID Tarabbi.

Keduanya selanjutnya mendapat amanah melanjutkan pelayanan di Kabupaten Maros dan digantikan oleh Pdt Jonatan bersama Pdt Ludia Mejang.

Firman Udding menyampaikan penghargaan atas dedikasi Pdt Matius dan keluarga yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam membangun kehidupan jemaat, sekaligus menjaga keharmonisan masyarakat di Desa Tarabbi.

“Terima kasih atas seluruh pengabdian, kasih, dan keteladanan yang telah diberikan selama melayani di Tarabbi. Semoga seluruh karya pelayanan menjadi berkat yang terus dikenang dan Tuhan menyertai pelayanan di tempat yang baru,” ucap Firman.

Menurut legislator PKS itu, tokoh agama memiliki peran penting dalam memperkuat nilai persaudaraan, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang damai.

Ia menilai, keharmonisan yang selama ini terbangun di Desa Tarabbi merupakan modal besar yang harus terus dipertahankan oleh seluruh elemen masyarakat.

Firman juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Pdt Jonatan dan Ibu Pdt Ludia Mejang. Ia berharap kepemimpinan yang baru mampu melanjutkan pelayanan dengan semangat kasih, membangun komunikasi yang baik bersama masyarakat, serta mempererat kebersamaan di tengah jemaat.

“Kami percaya kehadiran Bapak dan Ibu Pendeta akan membawa semangat baru bagi jemaat. Mari bersama-sama menjaga persatuan, toleransi, dan kebersamaan demi kemajuan Desa Tarabbi,” katanya.

Firman menegaskan, keberagaman yang dimiliki Luwu Timur merupakan kekuatan yang harus terus dirawat.

Karena itu, sinergi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Acara berlangsung penuh kekeluargaan dan dihadiri jemaat Gereja KIBAID Tarabbi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah desa yang bersama-sama memberikan doa dan dukungan kepada pendeta lama maupun pendeta yang baru memulai pelayanan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini