oleh

Gandeng Universitas Brawijaya, Palopo Kaji Strategi Pengembangan Wisata Latuppa

PALOPO, TEKAPE.co – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbanda) Kota Palopo menggelar Focus Group Discussion (FGD) Palopo, bertajuk ‘Strategi Pengembangan Agroekowisata di Latuppa Kota Palopo’ di Ruang Rapat Bappeda, Rabu 19 Desember 2018.

Wakil Walikota Palopo, Ir H Rahmat Masri Bandasi (RMB), dalam sambutannya, mengatakan, berdasarkan hasil analisis multidimensional scaling berkelanjutan, dimensi ekologi dapat ditingkatkan melalui udara yang masih bersih, pada urutan terpenting adalah keamanan lingkungan ditunjukkan dengan udara yang masih bersih.

Nilai berkelanjutan agroekowisata Latuppa secara rata-rata, memiliki nilai berkelanjutan sebesar 59,39 dari kelima dimensi strategi.

“Yang perlu dikembangkan dalam agro wisata di Latuppa, yaitu membuat atraksi wisata yang baru sehingga dapat menarik kunjungan wisatawan,” ujarnya.

Kemudian harus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan tempat wisata, mengembangkan produk wisata, dan melakukan promosi objek wisata, melibatkan masyarakat dalam pengelolaan wisata, membentuk pokdarwis (kelompok sadar wisata).

RMB juga menyampaikan, kedepan, Pemerintah Kota Palopo akan lebih meningkatkan lagi kerjasama dengan perguruan tinggi.

“Semua program akademik yang kita susun nantinya, sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh daerah diusulkan ke masyarakat,” beber Rahmat.

Beberapa waktu yang lalu Pemerintah Kota menandatangani MoU kerjasama antara Pemerintah Kota Palopo dengan Universitas Brawijaya, salah satu Poin yaitu kerjasama di bidang pendidikan penelitian dan pengabdian masyarakat, termasuk di dalam pengembangan sumber daya manusia.

Dalam FGD ini juga menghadirkan Prof Dr Abdul Hakim Msi, dari Universitas Brawijaya. Turut hadir Kepala Balitbangda Palopo Ilham Tahir, dosen fakultas Perikanan Briwijaya Endah dan Dr Rini. (hms)

Komentar

Berita Terkait