Fraksi NasDem Soroti Program Pandu Juara dan Infrastruktur Multiyears dalam APBD Lutim 2027

Anggota Fraksi Nasdem DPRD Luwu Timur, Muhammad Iwan. (hms)

MALILI, TEKAPE.co – Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Luwu Timur menyoroti sejumlah program strategis pemerintah daerah dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Perhatian tersebut mencakup penguatan ekonomi non-tambang melalui Program Pandu Juara, pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas pendidikan, hingga keberlanjutan program tiga kartu sakti.

Pandangan umum Fraksi NasDem tersebut dibacakan Muhammad Iwan, dalam Rapat Paripurna DPRD Luwu Timur di Gedung DPRD Luwu Timur, Rabu (21/10/2026).

Dalam forum yang dipimpin Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, Fraksi NasDem menyampaikan sejumlah masukan sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan menetapkan prioritas anggaran tahun mendatang.

Salah satu poin yang menjadi perhatian ialah Program Pandu Juara. Fraksi NasDem mendorong agar program penguatan ekonomi non-tambang tersebut tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi segera diwujudkan melalui langkah konkret yang mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Pengembangan sektor ekonomi di luar pertambangan dinilai penting untuk memperluas sumber pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Fraksi NasDem juga menaruh perhatian terhadap kebijakan pembangunan infrastruktur dengan skema tahun jamak atau multiyears.

“Skema tersebut perlu dilaksanakan secara terukur dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, skala prioritas pembangunan, serta kebutuhan konektivitas antarwilayah,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur berskala besar, khususnya jalan, diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Namun, perencanaan anggaran lintas tahun juga perlu diperhitungkan secara matang agar tidak mengurangi ruang fiskal untuk memenuhi kebutuhan pembangunan lainnya.

Selain infrastruktur, peningkatan kualitas sarana pendidikan menjadi bagian penting dalam arah kebijakan APBD 2027.

Fraksi NasDem mendorong agar rehabilitasi sekolah terus mendapat perhatian sehingga fasilitas belajar mengajar semakin layak dan mampu menunjang peningkatan mutu pendidikan.

Pemenuhan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBD juga perlu menjadi perhatian dalam penyusunan program dan kegiatan pemerintah daerah, dengan memastikan anggaran tersebut memberikan dampak nyata bagi pelayanan pendidikan.

Di sisi lain, Fraksi NasDem turut memberikan perhatian terhadap keberlanjutan Program 3 Kartu Sakti.

Program tersebut diharapkan tetap menjadi instrumen kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dan dilaksanakan secara tepat sasaran.

Rapat paripurna tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge, Wakil Ketua II Hj Harisah Suharjo, jajaran pemerintah daerah, perwakilan unsur Forkopimda, serta anggota DPRD Luwu Timur.

Selain Fraksi NasDem, empat fraksi lainnya turut menyampaikan pandangan umum, yakni Fraksi PAN yang dibacakan Muhammad Rivaldi, Fraksi PDI Perjuangan oleh Harisal, Fraksi GPR melalui Rusdi Layong, serta Fraksi Golkar yang dibacakan Aripin.

Pemandangan umum fraksi-fraksi tersebut menjadi bagian dari tahapan pembahasan Ranperda APBD 2027 sebelum memasuki proses pembahasan lebih lanjut bersama pemerintah daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini