Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Cara Mengurangi Kantuk Saat Puasa, Ini Saran Dosen Undip

Tips mengatasi kantuk saat puasa./Copyright shutterstock.com

JAKARTA, TEKAPE.co – Rasa mengantuk pada siang hari kerap dialami banyak orang saat menjalankan ibadah puasa.

Kondisi ini umumnya muncul karena perubahan pola tidur selama bulan Ramadan, terutama akibat aktivitas sahur dan ibadah malam.

Kantuk yang berlebihan dapat memengaruhi konsentrasi serta aktivitas harian, baik pekerjaan maupun ibadah.

Namun kondisi tersebut sebenarnya dapat diatasi dengan pengaturan waktu istirahat dan pola makan yang tepat.

Dosen Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Nisa Nur Hasanah mengatakan, salah satu penyebab utama kantuk saat puasa adalah pola tidur yang tidak teratur.

Menurut dia, masyarakat sebaiknya menghindari kebiasaan begadang setelah salat tarawih agar waktu istirahat tetap terpenuhi.

“Idealnya kebutuhan tidur tetap tercapai sekitar enam hingga delapan jam per hari. Jika memungkinkan, tidur lebih awal sekitar pukul 21.00 agar tubuh tetap segar saat bangun untuk sahur,” kata Nisa seperti dikutip dari laman resmi undip.ac.id, Selasa (9/3/2026).

Selain tidur malam yang cukup, Nisa juga menyarankan untuk memanfaatkan waktu siang dengan tidur singkat atau power nap.

Istirahat selama sekitar 15 hingga 20 menit dinilai cukup untuk membantu tubuh memulihkan energi.

Ia menjelaskan tidur siang singkat dapat membantu meningkatkan kembali fokus sehingga aktivitas setelahnya dapat berjalan lebih optimal.

Di samping itu, komposisi makanan saat sahur juga perlu diperhatikan. Nisa mengingatkan agar tidak mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan karena dapat memicu rasa kantuk lebih cepat.

“Komposisi gizi saat sahur harus seimbang. Karbohidrat yang terlalu banyak bisa membuat tubuh lebih mudah mengantuk,” ujarnya.

Dengan menjaga pola tidur, memanfaatkan waktu istirahat secara bijak, serta memperhatikan asupan makanan saat sahur, seseorang dapat menjalani puasa dengan kondisi tubuh yang lebih bugar.

Menurut Nisa, tidur yang cukup akan membantu tubuh tetap segar sehingga aktivitas dan ibadah selama Ramadan dapat dilakukan dengan lebih baik.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini