oleh

Bupati Luwu Harap Kades Jadi Guru di Tengah Masyarakat

LUWU, TEKAPE.co – Bupati Luwu Dr H Basmin Mattyang, menyampaikan bahwa Lurah dan Kepala Desa, merupakan ujung tombak pelayanan di masyarakat maka dari itu harus menghadapi masyarakat dengan etika yang baik. Kepala desa itu harus menjadi guru di tengah masyarakat.

Hal itu diungkapkan Bupati Luwu, H Basmin Mattayang, saat menghadiri sosialisasi kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Adat Desa (LAD) yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), di aula Celebes Islamic School, Belopa, Selasa, 29 Juni 2021.

“Insya Allah kalau saudara mampu hadir ditengah masyarakat dan memberikan suri teladan atau contoh yang baik kepada masyarakat, yakin dan percaya bahwa masyarakat akan taat dan setia kepada saudara-saudara sekalian,” ucap, Basmin Mattyang.

Lanjut, Bupati Luwu, menyampaikan bahwa lembaga kemasyarakatan yang merupakan mitra dari pemerintah desa dan kelurahan mempunyai tugas untuk ikut serta dalam perencanaan dan pengawasan, oleh karena itu diperlukan peningkatan pemahaman akan tugas dan fungsi dari lembaga tersebut.

meminta kepada para Camat, Lurah, dan Kepala Desa untuk senantiasa melayani rakyat dan bersentuhan langsung dengan rakyat, olehnya itu segala aturan yang berkaitan dengan kemasyarakatan itu harus dipahami dihayati dan harus kita implementasikan sesuai dengan koridor yang ada.

“Tugasnya Pak Camat, Lurah dan Desa adalah bagaimana membekali masyarakat, bagaimana membentuk karakter masyarakat, dan memperhatikan nilai-nilai kehidupan masyarakatnya,” ujarnya.

Bupati Luwu juga mengingatkan agar setiap langkah dan gerak sebagai manusia biasa maupun sebagai aparat negara itu peradaban. Sehingga harus junjung tinggi budaya sipakatau.

“Bagaimana kita saling menghargai antara sesama Kepala Desa bagaimana kita menghargai masyarakat agar masyarakat itu merasa dihargai,” kata, Basmin.

Disamping itu, Bupati Luwu juga menekankan untuk terus memperketat penerapan protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi yang diselenggarakan pemerintah.

“Seperti diketahui saat ini terjadi peningkatan kasus dan terdapat varian baru dari Covid-19 yang telah masuk di Indonesia. Kita perketat protokol kesehatan, tegur langsung jika terdapat masyarakat yang masih enggan menggunakan masker,” terangnya.

Sementara itu, Dalam laporannya, Kabid Kelembagaan Masyarakat dan Sosial Budaya Dinas PMD Luwu, Masnah, menyampaikan kalau kegiatan ini bertujuan membantu Pemerintah Desa dan sebagai mitra dalam memberdayakan, melestarikan dan mengembangkan adat istiadat desa sebagai wujud pengakuan adat istiadat masyarakat desa.

“Kegiatan ini diikuti seluruh Camat, Lurah dan Kepala Desa se Kabupaten Luwu akan berlangsung dalam dalam 2 sesi yakni pada hari ini untuk 14 Kecamatan dari Bua hingga Larompong, dan pada Rabu (30/8) untuk 8 Kecamatan diselenggarakan di Kecamatan Lamasi,” ungkapnya. (*)

Komentar

Berita Terkait