Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bupati Irwan Serahkan Bantuan Alsintan Rp3,37 Miliar, Perkuat Agenda Pertanian Maju dan Kemandirian Pangan Luwu Timur

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada Kelompok Tani GK Karya Panca Bhakti, Kamis (1/10/2026), bertepatan dengan kegiatan syukuran kelompok tani. (hms)

LUWU TIMUR, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu fondasi pembangunan daerah.

Dukungan itu diwujudkan melalui penyaluran bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) senilai Rp3,37 miliar kepada kelompok tani di Desa Kertoraharjo, Kecamatan Tomoni Timur.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada Kelompok Tani GK Karya Panca Bhakti, Kamis (1/10/2026), bertepatan dengan kegiatan syukuran kelompok tani.

Total bantuan mencapai Rp3.370.207.000. Bantuan tersebut terdiri atas lima unit handtractor senilai Rp32.437.400 per unit, dua unit combine harvester masing-masing Rp474.010.000, dua unit traktor roda empat masing-masing Rp550 juta, serta satu unit vertical dryer senilai Rp1,16 miliar.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan efisiensi usaha tani sekaligus memperkuat kapasitas petani dalam mengelola produksi pertanian.

Bagi Pemkab Luwu Timur, penguatan mekanisasi pertanian tidak hanya berkaitan dengan penyediaan alat, tetapi juga menjadi bagian dari agenda mendorong pertanian yang semakin maju, produktif dan mampu menopang kemandirian pangan daerah.

Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan, bantuan Alsintan yang berasal dari dukungan pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Pertanian tersebut harus dikelola secara bersama dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada petani.

“Kami sangat berharap bantuan yang diserahkan ini betul-betul dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya. Bantuan ini bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kelompok yang mengusulkan dan menerima bantuan,” tegas Irwan.

Ia juga meminta kelompok tani memastikan seluruh Alsintan dirawat dengan baik. Pemeliharaan dinilai penting agar alat yang diberikan pemerintah tidak hanya membantu petani dalam satu musim tanam, tetapi dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Irwan juga mengingatkan agar pengelolaan Alsintan tidak dikuasai oleh segelintir orang. Seluruh anggota kelompok tani harus memperoleh akses pemanfaatan sesuai kebutuhan dan mekanisme yang disepakati bersama.

Menurutnya, keberadaan Alsintan harus berdampak langsung terhadap efisiensi pekerjaan petani, termasuk mempercepat pengolahan lahan dan menekan biaya produksi.

Pertanian Maju Dimulai dari Efisiensi

Penguatan mekanisasi menjadi semakin penting di tengah kebutuhan meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan dukungan traktor, combine harvester hingga vertical dryer, proses produksi hingga pascapanen diharapkan semakin efisien.

Pemerintah daerah juga tidak ingin pembangunan pertanian berhenti pada bantuan sarana produksi. Karena itu, Pemkab Luwu Timur menyiapkan ruang dialog bersama petani dan penyuluh melalui agenda Tudang Sipulung di Mahalona.

Forum tersebut akan membahas berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari produksi hingga persoalan lain yang berkaitan dengan pengembangan sektor pertanian di Luwu Timur.

“Kita berharap seluruh petani, minimal ketua-ketua kelompok tani di Luwu Timur, dapat hadir di Mahalona. Kita akan duduk bersama dan mendiskusikan berbagai hal terkait pertanian kita,” kata Irwan.

Agenda tersebut diharapkan menjadi ruang konsolidasi untuk menyusun langkah bersama dalam meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian.

Dengan dukungan sarana mekanisasi dan penguatan koordinasi antara pemerintah, petani serta penyuluh, sektor pertanian diharapkan semakin mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan Luwu Timur.

Petani: Pengolahan Lahan Lebih Cepat

Perwakilan Kelompok Tani GK Karya Panca Bhakti, Suripto, mengapresiasi dukungan pemerintah yang diberikan kepada kelompok tani di Desa Kertoraharjo.

Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu petani, khususnya dalam mempercepat pekerjaan pengolahan lahan.

“Terima kasih Pemerintah Daerah, Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian atas bantuan yang diberikan kepada kelompok tani yang ada di Desa Kertoraharjo,” ujar Suripto.

Menurutnya, dukungan Alsintan menjadi semakin berarti karena dibarengi dengan perbaikan irigasi. Kombinasi infrastruktur pertanian dan mekanisasi tersebut diharapkan membuat pekerjaan petani lebih cepat dan efisien.

“Dengan adanya perbaikan irigasi dan bantuan traktor roda empat, pekerjaan pengolahan tanah diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien sekaligus dapat meringankan biaya produksi petani,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini