Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Antrean BBM Mengular Tiap Hari di SPBU Padang Alipan, Dugaan Pungutan Disorot

Antrean kendaraan tampak mengular di SPBU Padang Alipan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Minggu (27/9/2026). Kondisi tersebut kembali menjadi sorotan warga karena terjadi berulang dan berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitar SPBU.

PALOPO, TEKAPE.co – Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) kembali mengular di SPBU Padang Alipan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Minggu (27/9/2026).

Kondisi tersebut menjadi sorotan warga lantaran antrean panjang masih terlihat di SPBU tersebut, sementara sejumlah SPBU lainnya di Kota Palopo disebut telah menerapkan sistem ganjil-genap dan mendapat pengawasan aparat TNI-Polri.

Antrean kendaraan bahkan disebut berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU, terutama pada waktu tertentu saat jumlah kendaraan yang hendak mengisi BBM meningkat.

BACA JUGA: Undangan Pertemuan Pemilik Lokasi Tambang Beredar di Tettekang, Polisi Dalami

Warga pun mempertanyakan penyebab antrean yang terjadi berulang di SPBU Padang Alipan.

Selain persoalan antrean, muncul pula informasi yang belum terverifikasi mengenai dugaan pungutan dalam pengisian BBM jenis solar.

Informasi yang beredar menyebut kendaraan yang melakukan pengisian solar diduga dikenakan biaya tambahan sebesar Rp50 ribu.

BACA JUGA: Cekcok Berujung Berdarah di Luwu, Petani Diamankan Usai Diduga Tebas Leher Warga

Sementara pengisian menggunakan jeriken berkapasitas 35 liter disebut dikenakan biaya Rp25 ribu.

Namun, informasi mengenai dugaan pungutan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih membutuhkan pemeriksaan serta klarifikasi dari pihak terkait.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya meminta pengawasan terhadap aktivitas pengisian BBM di SPBU tersebut diperketat.

Menurutnya, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan antrean maupun proses transaksi BBM berlangsung sesuai ketentuan.

“Ini sangat janggal. SPBU lain bisa berjalan normal dengan pengawasan dan penerapan ganjil-genap, sementara di sini antrean hampir setiap hari panjang. Ada apa dengan SPBU Padang Alipan?” ujar warga tersebut.

Ia juga meminta kendaraan yang mengisi BBM diperiksa secara menyeluruh, termasuk kesesuaian barcode dengan kendaraan dan peruntukannya.

“Kalau memang semuanya sesuai aturan, tentu perlu dijelaskan kenapa antreannya bisa begitu panjang. Kami berharap kendaraan yang mengisi diperiksa satu per satu agar tidak ada celah penyalahgunaan,” katanya.

Polisi Sebut Pengisian Gunakan Barcode

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini