Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bupati Bulukumba Dorong Kemandirian Daerah Lewat Sektor Pertanian dan Perikanan

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf. (ist)

BULUKUMBA, TEKAPE.co – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menghadiri kegiatan Safari Ramadhan yang digelar di Masjid Nurul Iman, Desa Batang, Kecamatan Bontotiro, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan serta buka puasa bersama masyarakat.

Dalam sambutannya, Andi Muchtar Ali Yusuf menegaskan bahwa ketahanan pangan masih menjadi fokus penting pemerintah daerah, terutama di tengah dinamika dan tantangan global yang dapat memengaruhi berbagai sektor kehidupan.

BACA JUGA: 11 KK Korban Kebakaran di Bulukumba Terima Bantuan dari Polres dan Bhayangkari

Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki secara optimal dengan menanam tanaman produktif, sehingga tidak ada lahan yang dibiarkan tidak dimanfaatkan.

“Daerah yang kuat adalah daerah yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, yang tidak mudah goyah oleh gejolak global,” kata Andi Muchtar.

Menurut dia, penguatan sektor pertanian, kelautan, dan perikanan tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

BACA JUGA: Safari Ramadhan di Bontotiro, Kemenag Bulukumba Dorong Pembangunan dan Kepedulian Sosial

Bupati yang akrab disapa Andi Utta itu juga menyinggung pentingnya membangun kemandirian daerah dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada.

“Sampai kapan kita harus tergantung dengan anggaran pusat untuk membangun kemandirian daerah. Untuk membangun kemandirian daerah, kita harus bersama-sama memaksimalkan potensi sumber daya alam kita, baik di sektor pertanian maupun kelautan dan perikanan,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa upaya mewujudkan kemandirian tersebut tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun, menurutnya, tantangan tersebut harus dihadapi dengan optimisme.

“Ini memang menjadi tantangan. Tapi setiap tantangan harus kita lewati untuk mencapai kesuksesan. Karena itu kita harus optimis menghadapi setiap tantangan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, penceramah Safari Ramadhan, Ustaz Abdul Hakim Bohari yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bulukumba, menyampaikan tausiah yang menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya serta kesejahteraan masyarakat dalam perspektif kepemimpinan Islam.

Ia mencontohkan kepemimpinan pada masa Khalifah Umar bin Khattab yang dikenal memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam pengelolaan lahan dan ketahanan pangan.

Menurut Abdul Hakim, Umar bin Khattab menegaskan bahwa tanah yang dimiliki harus dikelola secara produktif dan tidak boleh dibiarkan terbengkalai.

Apabila lahan tidak dimanfaatkan, negara dapat mengambil alih atau menyerahkannya kepada pihak yang mampu mengelolanya demi kemaslahatan masyarakat.

Ia juga menyinggung kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz yang dikenal dengan kebijakan pemerintahan yang adil serta berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Pada masa pemerintahannya, kata dia, tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat hingga hampir tidak ditemukan lagi warga yang layak menerima bantuan.

Bahkan para petugas kesulitan mencari masyarakat yang berhak menerima zakat karena kondisi ekonomi yang membaik.

“Dari kisah ini kita belajar bahwa ketika pemimpin menjalankan amanah dengan baik, memperhatikan kesejahteraan rakyat, serta mengelola potensi yang ada dengan benar, maka keberkahan akan hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai upaya kebaikan serta mendoakan para pemimpin agar mampu menjalankan amanah dengan baik.

Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat.

Kebersamaan, komunikasi yang baik, serta komitmen untuk membangun daerah dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bulukumba.

(Sakril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini