oleh

Aktivis Perempuan Ini Nilai Polres Palopo Tebang Pilih

PALOPO, TEKAPE.co – Aktivis perempuan Kota Palopo, Yertin Ratu menilai jajaran Polres Palopo tebang pilih dalam penegakan hukum.

“Masih diingat seorang anak kasus narkoba yang menjadi tahan Polres Palopo tidak mendapat izin saat akan melihat jenazah ayahnya untuk yang terakhir kali dengan alasan keamanan,” ucap Yertin, Selasa 31 Juli 2018.

Sementara, lanjut Yertin, oknum guru yang diduga melakukan penganiayaan terhadap salah satu murid SMP tidak ditahan oleh pihak Polres Palopo.

“Penegak hukum seharusnya tidak tebang pilih dalam setiap kasus yang ada, dimana hukum harus runcing keatas bukannya tumpul,” katanya.

Lebih jauh, dirinya mengatakan jika hal tersebut tetap dilakukan oleh pihak Polres Palopo, maka tidak menutup kemungkinan akan banyak pelanggaran hukum lainya. (rindhu)

Komentar

Berita Terkait