Desa Baruga Bangun Pabrik Pengolahan Bandeng, Dukung Program Kemandirian Pangan Pemkab Lutim
MALILI, TEKAPE.co — Pemerintah Desa Baruga, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur mulai membangun gedung pabrik pengolahan bandeng sebagai upaya memperkuat sektor UMKM dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa, guna mewujudkan program Pemkab Lutim untuk kemandirian pangan.
Pembangunan pabrik tersebut disampaikan Sekretaris Desa Baruga, Tony Reski Muriya saat kegiatan pengawasan APBD Sulsel 2026 yang dihadiri anggota DPRD Sulsel, yang juga Ketua TP PKK Luwu Timur, dr Ani Nurbani bersama pelaku UMKM di Jalan Rambutan, Desa Baruga, Jumat (22/5/2026).
Tony menjelaskan, pembangunan gedung pabrik dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi olahan bandeng yang selama ini menjadi salah satu usaha unggulan desa.
“Sekarang kami sementara tahap pembangunan gedung pabriknya. Kami sudah membeli tanah dan mulai membangun gedung di dekat kawasan sungai, dekat Makam Punggawa,” kata Tony.
Ia menjelaskan, usaha pengolahan bandeng di Desa Baruga saat ini terus berkembang melalui Bumdesma yang mengelola berbagai unit usaha masyarakat.
Produk olahan yang telah berjalan di antaranya bandeng krispi, bandeng presto, dan bandeng cabut duri. Selain itu, desa juga memiliki usaha budidaya tambak bandeng yang dikelola bersama petani dengan sistem bagi hasil.
Hasil olahan bandeng tersebut juga dipasarkan melalui rumah makan BCC yang berada di kawasan pinggir sungai Desa Baruga.
Menurut Tony, pembangunan pabrik diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas pasar produk UMKM masyarakat.
Namun demikian, pihak desa masih menghadapi keterbatasan peralatan produksi dan tambahan modal usaha. Saat ini, peralatan yang digunakan masih berupa alat sederhana yang sebelumnya telah diadakan desa.
“Alat yang kami gunakan sekarang masih terbatas, seperti panci presto, kompor, dan alat pengemasan. Karena skalanya mau diperbesar, tentu kami membutuhkan tambahan peralatan,” ujarnya.
Ia berharap adanya dukungan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah untuk membantu pengembangan industri pengolahan bandeng di Desa Baruga.
Sementara itu, dr Ani Nurbani menilai potensi pengolahan bandeng di Desa Baruga cukup besar dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat jika dikelola secara berkelanjutan.
Menurutnya, pengembangan sektor pangan lokal seperti bandeng dapat membuka lapangan kerja baru dan memperkuat UMKM desa.
“Bandeng ini punya potensi besar. Kalau dikelola serius, akan membuka banyak peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat,” kata Ani.
Selain usaha pengolahan bandeng, Bumdesma Desa Baruga juga mengelola sejumlah unit usaha lain seperti peternakan ayam petelur dan layanan BRI Link. (up)






Tinggalkan Balasan