oleh

18 Penjual Jajanan ‘Nakal’ di Palopo, Ini Daftar Makanan yang Dijual

PALOPO, TEKAPE.co – Dari dua hari dilakukan pengambilan sampel makanan, 22-23 Mei 2018, Dinkes Palopo akhirnya merilis jumlah penjual jajanan yang dianggap nakal karena mencampur jualannya dengan zat kimia berbahaya.

Mereka ini menjual di Lagota, Pusat Niaga Palopo (PNP) dan Pasar Andi Tadda Palopo. Untuk penjual yang mencampur formalin atau zat pengawet jenazah sebanyak tujuh orang.

Sementara untuk jualan yang dicampur dengan zat pewarna pakaian atau rodamin B di Lagota dan PNP sebanyak tiga orang, dan 4 orang di Pasar Andi Tadda Palopo.

Sementara untuk makanan dan minuman yang teridikasi mengandung methanil yellow di Pasar Andi Tadda sebanyak empat orang.

 

BACA JUGA:
Soal Temuan Makanan Berbahaya, Ini Instruksi Pjs Wali Kota Palopo

 

Makanan yang berformalin ditemukan di PNP yakni, ayam potong, gilingan bakso 2, bakso bakar, ayam cryspi, dan dua penjual mie goreng.

Sementara makanan yang mengandung pewarna tekstil di Lagota dan PNP, yakni lombok botol, lombok jalangkote, dan risoles. Sedangkan makanan mengandung zat pewarna tekstil rodamin B di Pasar Andi Tadda yakni cendol, agar-agar hijau, kue lapis pink, dan kue lapis ijo.

Kemudian makanan yang dijual mengandung methanil yellow di Pasar Andi Tadda yakni bumbu tela-tela, dua penjual air jalangkote, dan risoles.

 

BACA JUGA:
Jajanan Takjil di Pasar Andi Tadda tak Luput Dari Pemeriksaan

 

Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Palopo, Ceria Amaliah SKM, mengatakan, para penjual ini akan diberi teguran agar tidak lagi mencampur jualannya dengan zat berbahaya.

“Hasil ini juga akan kami laporkan ke Pak Pjs Wali Kota Palopo guna menunggu perintah tindaklanjut,” katanya, Jumat 25 Mei 2018. (del)

 

BACA JUGA:
Dinkes Palopo Temukan Takjil Berbahaya, Ikan dan Ayam Berformalin. Ini Dampaknya Jika Dikonsumsi

Komentar

Berita Terkait