Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Tak Sekadar Serap Aspirasi, Anggota DPRD Dapil II Cek Langsung Kebutuhan Warga Angkona-Kalaena

Anggota DPRD Luwu Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Angkona dan Kalaena turun langsung ke wilayah pemilihannya untuk melihat kebutuhan pembangunan sekaligus menghimpun aspirasi masyarakat. (ist)

LUWU TIMUR, TEKAPE.co – Pembahasan Perubahan APBD Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2026 mulai ditarik lebih dekat ke persoalan riil masyarakat.

Anggota DPRD Luwu Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Angkona dan Kalaena turun langsung ke wilayah pemilihannya untuk melihat kebutuhan pembangunan sekaligus menghimpun aspirasi masyarakat.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung dalam dua tahap. Kecamatan Angkona menjadi lokasi kunjungan pada Selasa, 1 September 2026, kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Kalaena pada Rabu, 2 September 2026.

Bagi DPRD, agenda tersebut bukan sekadar formalitas dalam rangkaian pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026.

Aspirasi yang disampaikan pemerintah kecamatan, pemerintah desa maupun masyarakat perlu dicermati agar usulan yang nantinya masuk dalam pembahasan anggaran benar-benar memiliki dasar kebutuhan di lapangan.

Anggota DPRD Luwu Timur Dapil II, Muhammad Iwan, mengatakan kunjungan langsung menjadi penting karena DPRD perlu mengetahui kondisi masyarakat secara faktual sebelum menentukan berbagai usulan yang akan diperjuangkan dalam pembahasan perubahan anggaran.

“Angkona dan Kalaena merupakan wilayah Dapil II. Melalui kegiatan ini, kami ingin melihat dan mendengar langsung aspirasi masyarakat serta kebutuhan pembangunan yang ada di kedua kecamatan,” ujar Muhammad Iwan, Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, setiap usulan yang disampaikan masyarakat tidak serta-merta dapat dimasukkan ke dalam anggaran.

Aspirasi tersebut akan dibahas dengan mempertimbangkan kewenangan pemerintah daerah, kemampuan anggaran serta skala prioritas pembangunan.

“Setiap aspirasi tentu akan menjadi bahan bagi kami untuk dibahas sesuai kewenangan dan skala prioritas. Harapannya, perubahan anggaran nantinya dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat yang memang menjadi prioritas,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini