Tak Lagi Pakai Nama ULP dan Immigration Lounge, 254 Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi
JAKARTA, TEKAPE.co – Direktorat Jenderal Imigrasi menyeragamkan nama 254 titik pelayanan keimigrasian di luar gedung kantor imigrasi menjadi Beranda Imigrasi. Kebijakan ini diharapkan memudahkan masyarakat menemukan lokasi layanan paspor dan keimigrasian di berbagai daerah.
Melalui penyeragaman tersebut, masyarakat tidak lagi harus mengenali beragam istilah layanan, seperti Unit Layanan Paspor (ULP), Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKK), maupun Immigration Lounge.
Seluruh titik pelayanan itu kini menggunakan satu identitas, yakni Beranda Imigrasi. Perubahan nama juga diterapkan pada pencarian lokasi di Google Maps dan aplikasi M-Paspor.
Untuk menemukan lokasi layanan, masyarakat dapat mengetikkan kata kunci “Beranda Imigrasi” yang diikuti nama wilayah atau lokasi tujuan.
Sebagai contoh, Immigration Lounge Senayan City Mall kini berganti nama menjadi Beranda Imigrasi Senayan City Mall.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan kebijakan tersebut merupakan upaya menyederhanakan identitas layanan agar lebih mudah dikenali masyarakat.
“Selama ini masyarakat mungkin familiar dengan istilah ULP, UKK, atau Immigration Lounge. Dengan menghadirkan nama tunggal Beranda Imigrasi, kami ingin masyarakat dari berbagai kalangan dapat langsung mengenali tempat pelayanan imigrasi dengan mudah di mana pun mereka berada,” ujar Hendarsam dalam siaran pers yang diterima, Rabu (28/10/2026).
Ia menjelaskan, nama Beranda Imigrasi dipilih bukan sekadar sebagai identitas baru, melainkan juga membawa filosofi tentang keramahan dan keterbukaan pelayanan.
Beranda diibaratkan sebagai bagian terdepan sebuah rumah yang menjadi titik pertemuan sebelum seseorang melangkah menuju tempat baru. Filosofi ini mencerminkan komitmen Imigrasi untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat dan bersahabat bagi masyarakat.
“Gagasan utamanya adalah menghadirkan area layanan berkonsep ramah dan bersahabat yang mengikis kesan kaku birokrasi, namun tetap menjunjung tinggi ketertiban administratif dan profesionalisme. Kami ingin masyarakat merasa dekat, nyaman, dan terlayani dengan cepat setiap kali berkunjung ke Beranda Imigrasi,” jelasnya.
Hendarsam menambahkan, titik pelayanan yang tersebar di pusat perbelanjaan, kampus, hingga kawasan terpadu menjadi bagian dari strategi Imigrasi memperluas jangkauan pelayanan publik.
Dengan keberadaan layanan di lokasi yang dekat dengan aktivitas masyarakat, akses terhadap pengurusan dokumen perjalanan diharapkan semakin mudah.
“Dengan mengusung semangat pelayanan yang dekat, hangat, dan ramah, Beranda Imigrasi siap menjadi sahabat masyarakat dalam mempersiapkan dokumen perjalanan menuju berbagai penjuru dunia,” pungkas Hendarsam.
Berikut Rincian 254 Titik Beranda Imigrasi
Dari total 254 titik layanan yang diseragamkan namanya, sebanyak 156 unit berada di Mal Pelayanan Publik (MPP), menjadikannya kelompok dengan jumlah terbanyak.
Rinciannya sebagai berikut:


<


Tinggalkan Balasan