Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Sekda Morowali Utara Minta OPD Tak Asal Susun Anggaran, Harus Jelas Manfaatnya untuk Warga

Suasana apel pagi yang diikuti seluruh ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali Utara di pelataran Kantor Bupati Morowali Utara, Senin (31/8/2026). (ist)

MORUT, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, menggelar apel pagi yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah, Senin (31/8/2026).

Apel yang berlangsung di pelataran Kantor Bupati Morowali Utara itu dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Morowali Utara, Ir. Musda Guntur, M.M., selaku pembina apel.

Dalam arahannya, Musda menekankan pentingnya kreativitas, inovasi, dan profesionalisme seluruh perangkat daerah dalam menghadapi kondisi fiskal yang menjadi tantangan bagi banyak daerah di Indonesia.

BACA JUGA: 145 Personel JMB Bawa Nama Indonesia, Buru Emas di Asian Music Games 2026

Ia meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) lebih cermat dalam menyusun program dan kegiatan, terutama yang berkaitan dengan perencanaan dan penganggaran daerah.

Menurut Musda, setiap program yang diusulkan harus memiliki dasar data yang kuat. Program tersebut juga harus mampu menjelaskan secara jelas output, outcome, manfaat, serta dampak yang akan diterima masyarakat.

“Dalam kondisi anggaran yang terbatas, kita harus mampu tetap berkarya dan berinovasi. Justru di situlah kreativitas dan kecerdasan kita sebagai aparatur diuji,” tegas Musda Guntur.

BACA JUGA: Air Terbuang ke Laut, Polisi dan Petani di Palopo Bangun Tanggul Darurat untuk Selamatkan Sawah

Minta OPD segera selesaikan proposal

Musda juga meminta OPD yang telah mendapat penugasan agar segera menyelesaikan proposal program, termasuk proposal yang akan diajukan melalui skema fasilitasi pendanaan.

Ia menegaskan, proposal harus disusun secara layak dan terukur serta didukung data dan kajian yang dapat menunjukkan manfaat ekonomi dan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Terkait penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Musda mengingatkan seluruh perangkat daerah agar kembali meneliti dan menyesuaikan rencana anggaran dengan kondisi fiskal yang tersedia.

Ia meminta pemerintah daerah tidak memaksakan kegiatan dengan nilai anggaran besar apabila hasil dan manfaatnya bagi masyarakat tidak jelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini