oleh

Reses di Bua, Arbi Arsyad Serap Aspirasi Masyarakat

LUWU, TEKAPE.co – Anggota DPRD Kabupaten Luwu Fraksi Nasdem, Arbi Arsyad, menggelar Reses masa sidang I, di Desa Barowa, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Selasa, 12 Oktober 2021.

Reses tersebut dihadiri oleh, Kadis Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Luwu, Andi Fatahillah, Kabid Jasa Konstruksi PUPR Luwu, Yusuf Kaya, ST, Kabid PSDA, Hendra Haruna, ST, Penyuluh Perikanan Luwu, Ruslan, Kasubag Dispora, Akbar Hamka, Kades Pabbaresseng, Bugedang, Kades Barowa, Ikhsan Arifin, Para Tokoh, serta Masyarakat.

Reses ini Arbi Arsyad, menerima sejumlah aspirasi prioritas yang disampaikan masyarakat diantaranya, terkait Pembangunan Tanggul Sungai Bua untuk minimalisir abrasi dan banjir di dua Desa yakni Desa Pabbaresseng dan Barowa.

Pembangunan Drainase di Dusun Muntalaka, Desa Barowa, Perbaikan Bendungan Tiromanda, Revitalisasi Objek Wisata Lapandoso dan Assalange, Sarana Prasarana Olahraga yakni Pengadaan Lapangan Sepakbola di Desa Tiromanda.

Dalam reses tersebut, Anggota DPRD Luwu, Arbi Arsyad, mengatakan bahwa Reses masa Sidang I Tahun 2021/2022, yang dilakukan oleh setiap Anggota DPRD tujuannya untuk menyerap aspirasi, yang kemudian ditindaklanjuti pada pembahasan APBD tahun 2022. Lanjut, ia menyampaikan bahwa semua masukan dan Aspirasi masyarakat di Bua, khususnya di dua Desa ini tentu menjadi prioritas.

“Semua aspirasi akan kami serap, dan akan ditindaklanjuti dalam Rapat pembahasan DPRD bersama dengan pihak eksekutif. Terkait usulan Tanggul di sungai Bua harus menjadi prioritas mengingat beberapa rumah yang hampir di bawah air. saya sampaikan ini merupakan PR dan tanggung jawab saya sebagai perwakilan ta’ di DPRD Insyaallah, terkait hal itu selalu saya sampaikan dalam setiap rapat dengan pihak eksekutif,” ujar, Arbi Arsyad.

Sementara itu, Legislator Nasdem ini mengatakan terkait dengan Pembangunan Drainase di Dusun Muntalaka, dua tahun belakangan ini dimasukkan sebagai program prioritas.

“Berdoa ki’ semoga Anggaran tahun 2022 ini Drainase di Dusun Muntalaka ini bisa dikondisikan meskipun tidak tuntas karena mengingat anggaran terbatas, sementara terkait bendungan kemarin sudah siap dianggarkan namun Pihak PUPR menyampaikan pada kami belum ada desainnya, tapi saat ini desainnya sudah selesai, dan saat ini dibutuhkan lobi dan perjuangan untuk anggaran pembangunannya,” katanya.

Lanjut, Arbi, menegaskan berkomitmen bahwa revitalisasi situs sejarah Lapandoso setiap tahunnya itu akan berjalan. “Sepanjang saya sebagai Anggota DPRD Luwu tidak akan pernah saya tinggalkan Lapandoso itu, bahkan dalam Pandangan Faksi Nasdem, saya sampaikan bahwa kami siap menerima APBD pokok 2022 ditetapkan apabila revitalisasi Lapandoso dilaksanakan dan pengaspalan Ruas Pabbaresseng-Pammesakan,” terangnya.

Sementara itu, Dalam reses tersebut, Kadis Koperasi UMKM dan Perindustrian, Andi Fatahillah, menyampaikan beberapa program di Dinas Koperasi diantaranya Program yang langsung dikucurkan dari pusat kementerian Koperasi dan UKM di masa Pandemi yakni Program Bantuan Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) tahun 2021 dimana besaran bantuan yang diberikan sebesar Rp 1.200.000, Bantuan Kredit tanpa bunga, dan KUR bagi Pelaku UMKM.

“Program BPUM 2021 ini sudah banyak masyarakat menikmati. Untuk di Desa Barowa dan Pabbaresseng ini sudah banyak yang dapat. jumlah sekarang 7.900 orang di Luwu yang menerima bantuan ini, kalau ditotalkan Sebanyak Rp 9,5 miliar lebih. Kemudian tahun kemarin Rp 2,4 juta perorang, jumlah yang cair 8.425 orang kalau ditotal sekitar 20 miliar. Kita bisa lihat sangat besar bantuan pusat dalam Pemulihan Ekonomi Nasional akibat dari Covid-19,” kata, Andi Fatahillah.

Andi Fatahillah, juga menyampaikan ada beberapa program bisa diusulkan di Dinas Koperasi khusus bagi para pelaku UMKM, termasuk bantuan kredit tanpa bunga dan bantuan KUR.

“Sekarang ini atas kerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah, ada kredit bisa diberikan kepada kita kredit tanpa bunga, ini sementara kita godok semoga bisa kita dapat, nilainya bisa sampai Rp 5-10 juta, sementara saat ini kita catat inventarisasi siapa pelaku usaha yang g memang wajar di berikan, karena banyak juga pelaku usaha semestinya tidak wajar tapi diberikan juga,” terangnya.

Disamping itu, sekarang ada keredit berbunga yakni KUR sekarang ini berdasarkan hasil rapat semua pimpinan Bank di Luwu Raya di KPPN disubsidikan lagi kredit bunga 3 persen. “Kalau ada bank kasih KUR bunga 6 persen tidak, sekarang bunga 3 persen begitu mudahnya, begitu antusiasnya Pemerintah untuk PEN karena adanya covid,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Konstruksi Jasa, PUPR Luwu, Yusuf Kaya ST, mengatakan untuk Program yang masuk di Kacamata Bua, untuk Pengaspalan di tahun 2022 nama ruasnnya Pabbaresseng-pammesakan yan akan tuntas dari DAK, untuk pasar Bua rencana 2022 Pengaspalan sumber DAU itu akan dituntaskan.

“Untuk APBD perubahan 2021 ini, Pak Dewan telah mengadakan Rabat Beton di keluarahan Sakti program lanjutan. Jadi Perubahan Perubahan 2021 di Bua ada dua ruas. Di desa Barowa pemeliharaan aspal,” katanya.

Kabid PSDA PUPR Luwu, Hendra Haruna ST menyampaikan, kalau terkait permasalahan mengenai sumberdaya air pihaknya sudah menginventarisasi untuk Desa Pabbaresseng dan Barowa ada dua hal menjadi permasalahan utama banjir dan pengikisan tebing sungai, itu dua hal yang menjadi permasalahan di dua desa tersebut.

“Terkait permasalahan tersebut kami sedikit memberikan gambar untuk penanganan banjirnya, cuma satu yang menjadi solusi adalah tanggul penanganan Banjir, Sedangkan pengikisan tebing sungai penyelesaiannya hanya penguat tebing apakah dnegan Bronjong atau urukan batu seperti di Desa Barowa tahun 2019, terkait sungai sebenarnya baik pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, selalu berusaha maksimal untuk menangani dua persoalan tersebut,” katanya.

Hendra, mengatakan kalau tiap tahun pihaknya selalu melakukan Koordinasi dengan Balai Besar terkait permasalahan tersebut karena banyak tebing sungai Belum tertangani termasuk di dua desa tersebut.

“Jadi mengenai ini kami sudah koordinasi dengan balai besar, namun koordinasi ini tidak langsung tertangani. jadi sementara ini selain koordinasi yang kami lakukan, insyaallah tahun 2022 kami mengusulkan penanganan 2 titik tersebut desa Barowa dan Pabbaresseng itupun cuma dua titik tersebut karena di Kabupaten Anggara terbatas, karena pembangunan tanggul itu membutuhkan biaya besar,” jelasnya. (ham)

Berikut hasil Reses, Anggota DPRD Luwu, F-Nasdem, Arbi Arsyad, di Desa Barowa Kecamatan Bua Sebagai Berikut:

  1. Usulan Pembangunan Tanggul Sungai Bua untuk minimalisir abrasi dan banjir di dua Desa yakni Desa Pabbaresseng dan Barowa.
  2. Revitalisasi Situs Sejarah Lapandoso dan Assalange.
  3. Pembangunan Drainase di Dusun Muntalaka, Desa Barowa,
  4. Perbaikan Bendungan di Desa Tiromanda,
  5. Sarana Prasarana Olahraga yakni Pengadaan Lapangan Sepakbola di Desa Tiromanda.
  6. Bantuan Bagi Petani Tambak atau Pembudidaya Ikan, Rumput Laut Katonik, dan bantuan Alat Tangkap Nelayan.

Komentar

Berita Terkait