Ranperda Perlindungan Petani Disetujui, Fraksi NasDem Lutim Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani
MALILI, TEKAPE.co – Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Luwu Timur menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Strategi Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
Namun, persetujuan tersebut disertai penekanan agar kebijakan yang disusun tidak berhenti sebagai regulasi di atas kertas.
Sikap Fraksi NasDem itu disampaikan Erni Malape saat membacakan pendapat akhir fraksi dalam rapat paripurna DPRD Luwu Timur, Senin (12/10/2026).
Bagi Fraksi NasDem, pembentukan regulasi perlindungan dan pemberdayaan petani harus menjadi pijakan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian, sekaligus menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat tani.
Sikap tersebut menjadi penting mengingat sektor pertanian berkaitan langsung dengan penghidupan masyarakat, keberlanjutan produksi pangan, serta upaya meningkatkan kesejahteraan petani di Luwu Timur.
Dalam pendapat akhirnya, Fraksi NasDem menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, perangkat daerah, dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam proses penyusunan serta pembahasan Ranperda tersebut.
Namun, persetujuan fraksi juga menuntut adanya tindak lanjut nyata terhadap berbagai catatan dan rekomendasi DPRD selama pembahasan.
“Pemerintah daerah perlu memastikan kebijakan yang dihasilkan mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat, termasuk melalui peningkatan pelayanan publik, pemerataan pembangunan, penguatan infrastruktur dasar, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan,” tegas Erni.
Fraksi ini juga menekankan pentingnya optimalisasi potensi pendapatan daerah untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Rapat paripurna penyampaian pendapat akhir terhadap Ranperda Strategi Perlindungan dan Pemberdayaan Petani tersebut diikuti lima fraksi DPRD Luwu Timur.
Selain Erni Malape dari Fraksi NasDem, pendapat akhir fraksi disampaikan Sarkawi Hamid dari Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR), Ambrosius Boroallo dari Fraksi PDI Perjuangan, Wahidin Wahid dari Fraksi Golkar, serta Nurchalis Azis dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). (*)





Tinggalkan Balasan