oleh

Pria Asal Gowa Ini Mengaku Nabi

TORAJA, TEKAPE.co – Seorang pria asal Kabupaten Gowa diduga telah menyebarkan agama sesat kepada warga di Dusun Mambura, Lembang Buntu Datu, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja.

Pria tersebut diketahui bernama Paruru Daeng Tau itu juga mengaku sebagai nabi terakhir.

Kepala Seksi Bimas Islam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tana Toraja, Tamrin mengatakan, pihanya bersama Kementerian Agama (Kemenag) serta kepolisian langsung bertindak dan memanggil Paruru Daeng Tau.

“Ia (Paruru) diduga telah menyebarkan ajaran sesat terhadap warga Lembang Buntu Datu,” kata Tamrin, Minggu 1 Desember 2019.

Paruru yang juga pimpinan organisasi masyarakat bernama Lembaga Pelaksana Amanah Adat dan Pancasila (LPAAP) ini, bahwa dalam mengerjakan salat hanya diwajibkan dua kali sehari.

“Kami tanya kepada Paruru terkait ajarannya ini dan dia bilang kalau salat hanya dua kali bukan lima kali sehari. Ia juga tidak menganjurkan zakat, puasa dan kegiatan lain islam. Jadi ini adalah ajaran sesat tidak boleh dibiarkan,” ujarnya.

Paruru telah lama mengaku sebagai nabi terakhir. Dua tahun lalu, dia telah ditegur dan diperingatkan agar tidak menyebarkan ajaran sesat di Gowa dan Kota Makassar. (*)

Komentar

Berita Terkait