oleh

PMII Palopo Gelar PKD, Peserta Diharap Dapat Merespon Persoalan Bangsa

PALOPO, TEKAPE.co – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Palopo, gelar Pelatihan Dasar Kader, di Gedung NU, Kelurahan Belandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Minggu 15 Maret 2020.

Pelatihan tersebut akan berlangsung dari 15-22 Maret 2020.

Dengan tema ‘Merawat Ideologi, Bergerak di Tengah Transformasi Global’ ini diikuti 30 peserta, yang terdiri dari pengurus komisariat Universitas Cokroaminoto Palopp (UNCP), Institute Agama Islam Negeri (IAIN) dan Universitas Andi Djemma (UNANDA).

Sekretaris PMII Palopo, Aswar Saputra mengatakan PKD merupakan salah satu sistem kaderisasi formal yang dilaksanakan dalam merawat ideologi mahasiswa.

“PKD tidak hanya menjadi salah satu sistem kaderisasi di tubuh PMII, melainkan melalui ini peserta diharapkan memiliki kemampuan menanggapi persoalan bangsa dan mampu merespon situasi sosial, politik, ekonomi nasional tanpa melupakan pengaruh global” ungkap Aswar.

Mantan Ketua Umum PMII Komisariat Unanda ini, juga menambahkan peserta akan ditempa selama 6 hari, dengan materi-materi lanjutan PMII.

“Para peserta juga diharap bukan hanya cerdas secara wacana, tetapi kader PMII bisa mengimplementasikan ilmu-ilmu yang telah diberikan selama PKD ini dalam kehidupan sehari-harinya. Tidak hanya dapat menganalisa wacana yang ada, tapi harus pula bisa bergerak secara kongkrit,” terangnya.

Majelis Pembina Cabang PMII Palopo, Ahmad Badawi, yang membuka kegiatan, menyerukan agar kader PMII dapat mengambil peluang dari kemajuan modernis.

“Globalisasi dan modernisasi tentu memiliki dampak positif dan negatif, olehnya itu dalam kemajuan modernisasi ini, kader-kader PMII harus mengambil peluang dengan memanfaatkan dampak positif modernisasi, kader PMII harus mampu menyesuaikan gerakan-gerakan dengan kondisi sosial agar tidak terjadi stagnasi di tubuh PMII itu sendiri,” serunya.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah alumni PMII Kota Palopo, serta pengurus dan kader PMII se- Kota Palopo. (bolang)

Komentar

Berita Terkait