oleh

PGSD UNCP Gelar Workshop Implementasi PJJ

PALOPO, TEKAPE.co – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Implementasi Pembelajaran Jarak Jauh dan Penyelarasan Sistem Administrasi Akademik, 28-29 Juni 2021.

Pelakasanaan kegiatan atas Bantuan Kerja Sama Pembelajaran Jarak Jauh dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Ristek dan dana pendamping dari UNCP. Kegiatan berlangsung secara daring melalui zoom dan secara luring di Aula E UNCP dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Dr. Ma’rufi, M.Pd Rektor UNCP memaparkan bahwa saat ini kita berada dalam era digitalisasi era 4.0 dan menuju era 5.0, sehingga banyak hal yang dapat dilaksanakan secara praktis, cepat dan efisien. Termasuk dalam bidang pendidikan, dosen harus bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi hingga menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi.

BACA JUGA:
49 Mahasiswa UNCP Lolos Kampus Mengajar

“Selamat mengikuti workshop, gunakan kesempatan dengan baik sehingga menambah pengetahuan dan wawasan penggunaan Learning Management System,” ucapnya.

Erni, S.Pd. SD., Mp.Pd., Ketua Program Studi PGSD UNCP melaporkan bahwa tujuan workshop, sebagai penyempurnaan dan implementasi bentuk kerja sama dengan mitra yang mendukung pelaksanaan program MBKM dan percepatan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU).

Kegiatan menghadirkan 2 narasumber yaitu Ishaq Madeamin, M.Pd., (Tim Trainer Kurikulum Pendidikan Tinggi Kemendikbud Ristek dan Tim Spada Kemendikbud Ristek) dan Dr. Sirajuddin, M.Pd (penerima program Inovasi Pembelajaran Daring 2021).

Luaran workshop berupa penawaran mata kuliah hybrid/blended learning, mengembangkan bahan dan aktivitas pembelajaran secara logis dan terstruktur, melakukan Inisiasi dan Pengembangan Penyelenggaraan PJJ secara terstruktur, dan menyediakan berbagai sumber daya, fasilitasi, aktivitas belajar dan pembelajaran dan akses yang diperlukan dalam perancangan, pengembangan, penggunaan, dan pengelolaan matakuliah hybrid/blended learning. (*)

Komentar

Berita Terkait