Pemkab Jember Perketat Pengawasan Dapur MBG, Puluhan Temuan Jadi Bahan Evaluasi
Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Jember, Ahmad Hoirozi, menekankan pentingnya standarisasi fasilitas dapur MBG, terutama terkait luas bangunan dan tata kelola operasional.
“Dengan anggaran operasional yang cukup besar, standar minimal seperti luas area dapur sekitar 300 meter persegi wajib dipenuhi agar proses produksi makanan berjalan aman dan tertata,” katanya.
Ia menjelaskan, supervisi lapangan dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjawab berbagai sorotan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG di daerah.
Saat ini, tercatat sebanyak 209 titik dapur MBG di Kabupaten Jember masuk dalam target pemetaan dan evaluasi.
Hasil supervisi tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Bupati Jember sebagai dasar pengambilan kebijakan lanjutan.
Hoirozi mengakui masih ada beberapa dapur yang kondisinya belum ideal. Namun, pihaknya menegaskan bahwa proses pengawasan akan terus diperketat agar seluruh pengelola segera melakukan pembenahan.
“Pengawasan ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh dapur memenuhi standar yang telah ditentukan. Ke depan tentu evaluasi akan semakin ketat,” pungkasnya.
(Dodik)






Tinggalkan Balasan