Morowali Perkuat Budaya Hidup Sehat, GERMAS Didorong Menjadi Gerakan Lintas Sektor
MOROWALI, TEKAPE.co – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali memperkuat implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat yang digelar di Aula Hotel Metro Morowali, Bungku, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Morowali melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Morowali, Afridin, S.H., M.S.A., itu bertujuan meningkatkan koordinasi, pembinaan, dan sistem monitoring pembudayaan hidup sehat di berbagai tatanan masyarakat.
Dalam laporannya, Penyuluh Kesehatan Ahli Madya Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Noviani, menjelaskan bahwa pembudayaan hidup sehat difokuskan pada lima tatanan, yakni rumah tangga, institusi pendidikan, tempat kerja termasuk kawasan industri, fasilitas pelayanan kesehatan, serta tempat-tempat umum.
Ia mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut berlandaskan sejumlah regulasi, mulai dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2017, Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 11 Tahun 2021, hingga Peraturan Bupati Morowali Nomor 12 Tahun 2022 tentang GERMAS.
“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan efektivitas pembinaan dan sistem monitoring pembudayaan hidup sehat pada berbagai tatanan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian indikator program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Noviani.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Jumiati, menegaskan bahwa penerapan pola hidup sehat merupakan tanggung jawab bersama untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Ia juga mendorong setiap organisasi perangkat daerah (OPD) agar mendukung implementasi GERMAS melalui penyusunan program dan penganggaran sesuai tugas serta fungsi masing-masing.
Menurut Jumiati, GERMAS tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan sosialisasi, tetapi merupakan gerakan lintas sektor yang harus diwujudkan melalui kolaborasi, edukasi, promosi kesehatan, penyediaan layanan kesehatan, serta pemanfaatan berbagai sumber daya yang dimiliki setiap instansi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Askia, mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi untuk menyukseskan implementasi GERMAS di Kabupaten Morowali.
Menurutnya, gerakan tersebut berfokus pada peningkatan aktivitas fisik, konsumsi pangan sehat dan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, melakukan deteksi dini penyakit, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut diikuti 40 peserta yang terdiri atas perwakilan organisasi perangkat daerah, instansi terkait, Tim Penggerak PKK, rumah sakit, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Morowali.
Melalui kegiatan itu, sinergi lintas sektor diharapkan semakin kuat sehingga upaya membudayakan hidup sehat dapat berjalan lebih optimal dan berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Morowali. (*)





Tinggalkan Balasan